Breaking News
  • Ada 70.000 ibu hamil dan menyusui di antara pengungsi Rohingya
  • ASEAN Para Games - Doni Yulianto sumbang emas nomor kursi roda 1.500m
  • Kemenperin buka rekrutmen PNS untuk 380 formasi
  • Malaka, NTT diguncang gempa
  • Menhub: uji coba Transjabodetabek hasilnya kurang maksimal

PROPERTI Lippo Group Dukung Program KPR Tanpa DP 20 Apr 2017 21:23

Article image
Direktur Lippo Group, John Riady (Foto: Ist)
Selama ini Lippo Group telah memiliki banyak pengalaman dalam mengembangkan industri properti termasuk perumahan, mal, apartemen dan real estate.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Direktur Lippo Group John Riady mengatakan dukungannya terhadap program yang diluncurkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno tentang penyediaan rumah murah dengan uang muka 0 (nol) person.

Menurutnya, program tersebut bertujuan baik yakni meningkatkan kepemilikan rumah. Selama ini perusahaannya, Lippo Group telah memiliki banyak pengalaman dalam mengembangkan industri properti termasuk perumahan, mal, apartemen dan real estate.

“Saya percaya bahwa alangkah baiknya lebih banyak lagi orang Indonesia yang memiliki rumah. Rumah itu sebuah aset, dan aset memberdayakan si orang itu. Tujuannya baik sekali dan harus kita dukung. Mungkin nanti hari ke depan kami silaturahmi memberi selamat, dan meminta masukan di mana kita bisa kerja sama. Tertarik. Kalau ada program yang bisa meningkatkan daya beli masyarakat, itu buat kami baik sekali, dan kami akan mendukung,” ujarnya.

Ia menambahkan, masih banyak tanah pemerintah di Jakarta untuk merealisasikan bangunan tempat tinggal tersebut. Jika pemerintah daerah DKI di bawah Anies-Sandi mewujudkannya, maka harus memperhatikan dua sisi, yakni harga tanah dan harga bangunan. Karena tanah milik pemerintah, menurut John, masyarakat dapat membangunnya secara gratis.

“Tanah di Jabodetabek, tapi persisnya enggak tahu. Kalau harga tanah, pemerintah yang bangun gratis. Kalau harga bangun ongkosnya Rp 4-5 jutaan, kali 40 meter persegi  itu  Rp 160 juta. Kalau dijual Rp 300 juta itu pun sudah dobel,” ungkapnya.

Rencananya, jika rumah murah DP nol persen itu terwujud, ia lebih menyarankan untuk membangunnya secara vertikal.

“Ada baiknya dibangun ke atas. Implementasinya seperti apa saya belum tahu. Tapi apa yang bisa kami bantu, kami siap bekerjasama sebagai developer juga,” pungkasnya.

--- Ernie Elu Wea

Komentar