Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

HUKUM Loloskan PKPI Jadi Peserta Pemilu 2019, PTUN Perintahkan Penerbitan SK 11 Apr 2018 18:11

Article image
Segenap pengurus dan kader Partai PKPI mengikuti sidang putusan di PTUN (Foto: detik.com)
"Akhirnya PKPI akan ikut dalam Pemilu 2019 dan atas nama seluruh jajaran PKPI dan keluara besar, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada majelis hakim PTUN. Mereka telah bekerja keras dan berkeadilan," kata Ketum Hendropriyono di PTUN.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) akhirnya memutuskan mengabulkan gugatan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menerbitkan Surat Keputusan (SK) untuk PKPI sebagai peserta Pemilu 2019.

"Menyatakan batal Surat Keputusan KPU Nomor 58/ PL.01.1-Kpt/03/KPU/II/2018 tentang penetapan partai politik peserta Pemilu tahun 2019 yang pada pokoknya menetapkan PKPI tidak memenuhi syarat sebagai peserta pemilu," kata hakim dalam sidang di PTUN yang belangsung di Jalan A Sentra Primer Baru Timur, Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rabu (11/4/18) sebagaimana dilansir news.detik.com.

Dalam amar putusan yang dibacakan hakim, selain mengabulkan gugatan, juga memerintahkan pihak KPU untuk mengeluarkan SK kepada PKPI sebagai partai politik (parpol) peserta pemilu 2019.

"Memerintahkan tergugat untuk mencabut Surat Keputusan KPU Nomor 58/ PL.01.1-Kpt/03/KPU/II/2018 tentang penetapan partai politik peserta Pemilu tahun 2019 dan memerintahkan tergugat untuk menerbitkan Surat Keputusan tentang penetapan penggugat (PKPI, red) sebagai parpol peserta Pemilu 2019," demikian hakim membacakan amar putusan.

Sebelumnya, KPU menyatakan PKPI tidak lolos sebagai peserta Pemilu 2019 dengan menyampaikan pengumuman rekapitulasi nasional hasil verifikasi dan penetapan parpol peserta Pemilu 2019 itu pada 17 Februari 2018 lalu.

Dari hasil rekapitulasi verifikasi, KPU menyatakan bahwa partai besutan A.M. Hendropriyono itu tidak berhasil memenuhi batas kepengurusan/keanggotaan minimal 75 persen pada kabupaten/kota di 34 provinsi. PKPI disebut KPU tidak memenuhi syarat kepengurusan dan keanggotaan di 4 provinsi dan 73 kabupaten/kota.

Atas keputusan KPU, PKPI mendaftarkan gugatan banding ke pihak Badan pengawas pemilu (Bawaslu). Namun gugatan di Bawaslu ditolak. Dari Bawaslu, PKPI mengajukan banding ke PTUN pada Kamis (8/3). Putusan PTUN akhirnya memenangkan gugatan PKPI.

Putusan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang memerintahkan KPU meloloskan PKPI sebagai parpol peserta Pemilu 2019 disambut kegembiraan oleh segenap kader partai PKPI. Sesaat setelah putusan diketok hakim, kader PKPI yang memenuhi ruang sidang langsung sujud syukur dan menghampiri Ketum Partai, Hendropriyono.

"Akhirnya PKPI akan ikut dalam Pemilu 2019 dan atas nama seluruh jajaran PKPI dan keluara besar, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada majelis hakim PTUN. Mereka telah bekerja keras dan berkeadilan," kata Ketum Hendropriyono di PTUN.

--- Guche Montero

Komentar