Breaking News
  • Indonesia lampaui rata-rata standar keselamatan penerbangan dunia
  • Pemerintah realisasikan subsidi angkutan kargo udara di Papua
  • Pemerintah upayakan 2018 tanpa revisi APBN
  • Randi Anto pimpin Jamkrindo

GAYA HIDUP Mana Lebih Sehat, Kopi Atau Teh 05 Nov 2017 18:07

Article image
Kopi dan teh sama-sama tidak bebas dari efek samping. (Foto: Blog Puali)
Di dua jenis minuman ini, salah satu kandungan yang paling dominan memberikan efek stimulansia adalah kafein. Umumnya, seduhan teh mengandung kadar kafein yang lebih rendah dibanding kopi dengan takaran yang sama.

KOPI dan teh sama-sama dikenal sebagai minuman dengan segudang khasiat. Namun keduanya juga sama-sama tidak bebas dari efek samping.

Walau sama-sama sehat, kopi dan teh memiliki khasiat yang tentu saja tidak sama. Seperti dilansir dari detik.com kopi dan teh memiliki khasiat tersendiri.

Kandungan kafein

Di dua jenis minuman ini, salah satu kandungan yang paling dominan memberikan efek stimulansia adalah kafein. Umumnya, seduhan teh mengandung kadar kafein yang lebih rendah dibanding kopi dengan takaran yang sama. Akibatnya, keluhan susah tidur lebih sering dialami oleh penikmat kopi dibanding penggemar teh.

Kesimpulan: Bagi pengidap insomnia, teh lebih sehat dibanding kopi.

Berdebar-debar

Efek stimulansia seperti pada kafein membuat kerja jantung makin terpacu, sehingga denyutnya jadi lebih kencang. Bagi yang sensitif, kadar kafein yang lebih tinggi pada kopi bisa memicu takikardi atau peningkatan denyut nadi. Sebaliknya, teh justru lebih dikenal sebagai minuman yang menenangkan.

Kesimpulan: Jika memiliki riwayat gangguan jantung dan pembuluh darah, teh lebih sehat dari kopi.

Noda di gigi

Sama halnya dengan rokok dan anggur merah, kopi dan teh termasuk dalam jajaran penyebab utama bercak noda di gigi. Dikutip dari BBC, pigmen atau zat warna alami pada teh disebut paling merusak kemurnian lapisan enamel di gigi.

Kesimpulan: Untuk mempertahankan gigi putih cemerlang, kopi lebih menguntungkan dibanding teh.

Asam lambung

Kopi dan teh sama-sama punya efek melemahkan sphincter esofagus, semacam katup di saluran cerna yang mencegah asam lambung naik ke kerongkongan. Namun hingga kini para ilmuwan masih memperdebatkan penyebab pasti naiknya asam lambung, apakah kandungan kafein atau kadar keasaman dari masing-masing minuman.

Kesimpulan: Jika memiliki masalah asam lambung, kopi dan teh sama-sama tidak boleh berlebihan.

 

--- Elisabeth Sylvie

Komentar