Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

HUKUM Mantan Rektor IAIN Meninggal di Ruang Sidang Kasus Korupsi Dana Kampus 01 Sep 2018 12:17

Article image
Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat, Prof Dr Sirajuddin Zar MA meninggal di ruang sidang. (Foto: IDN Times)
Saksi yang merupakan mantan Rektor IAIN sebelum berganti menjadi UIN tersebut ikut diperiksa karena saat kasus terjadi posisinya sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

PADANG, IndonesiaSatu.co -- Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat, Prof Dr Sirajuddin Zar MA meninggal usai diperiksa sebagai saksi dalam sidang kasus korupsi.

"Saksi tiba-tiba pingsan ketika diperiksa sebagai saksi di hadapan persidangan sekitar pukul 15.21 WIB," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Sumbar, Febru, di Padang, Kamis.

Setelah pingsan, guru besar itu langsung dilarikan dari Pengadilan Tipikor Padang ke rumah sakit terdekat.

Namun, nyawanya tidak bisa diselamatkan atau meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Menurut catatan berita acara kematian Rumah Sakit Siti Rahmah, Padang, diketahui Sirajuddin meninggal pukul 15.58 WIB.

"Dari pihak rumah sakit menyatakan bahwa Sirajuddin Zar terkena serangan jantung," kata jaksa seperti dikutip Antara.

Hal itu dibenarkan oleh petugas jaga IGD Rumah Sakit Siti Rahmah, Ida.

"Waktu dibawa ke rumah sakit, kondisinya sudah meninggal dunia," katanya.

Sebelumnya, Sirajuddin dihadirkan sebagai saksi dalam kasus korupsi pengadaan tanah Kampus III IAIN Padang.

Ia yang datang mengenakan kemeja berwarna coklat duduk di bangku saksi di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor Padang, yang diketuai Sri Hartati.

Dia adalah satu dari enam saksi yang dihadirkan JPU untuk didengarkan keterangannya dalam persidangan.

Enam saksi ditanyai secara bergantian, baik oleh jaksa, penasehat hukum, serta majelis hakim.

Namun, tiba-tiba Sirajuddin yang duduk paling sudut di bangku saksi, pingsan dan tidak sadarkan diri.

"Saksi yang merupakan mantan Rektor IAIN sebelum berganti menjadi UIN tersebut ikut diperiksa karena saat kasus terjadi posisinya sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)," jelas jaksa Febru.

Terdakwa dalam kasus itu berjumlah empat orang, yaitu Hendra Satriawan, Syaflinda, Adrian Asril, dan Yeni Syofyan.

--- Simon Leya

Komentar