Breaking News
  • Bengkulu inisiasi koridor gajah di bentang Kerinci Seblat
  • Gubernur Sumbar pecahkan rekor MURI pantun terbanyak
  • Ibrahimovic teken kontrak baru di MU pekan ini
  • Kanselir Jerman kritik Turki telah selewengkan fungsi Interpol
  • PSG menang 6-2 atas Toulouse, Neymar cetak dua gol

INTERNASIONAL Marah Kepada Trump, Seorang Pria Tembak Para Anggota Parlemen 15 Jun 2017 10:35

Article image
James Hodgkinson (66), pelaku penembakan terhadap para anggota parlemen dari Partai Republik. (ABC News)
Sebelum menembak para anggota parlemen, pelaku mengunggah pesan-pesan kemarahan kepada Presiden Donald Trump dan anggota Partai Republik lain di media sosial.

ALEXANDRIA, VIRGINIA, IndonesiaSatu.co – Marah kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, seorang pria melepaskan tembakan ke anggota-anggota parlemen dari Partai Republik yang sedang berlatih untuk pertandingan baseball amal pada Rabu (14/6/2017) waktu setempat. Akibat insiden tersebut, seorang anggota parlemen senior dan tiga orang lainnya terluka parah.

Sebelumnya, pelaku mengunggah pesan-pesan kemarahan kepada Presiden Donald Trump dan anggota Partai Republik lain di media sosial.

Reuters melaporkan, pria bersenjata yang menurut polisi James Hodgkinson (66) dari daerah pinggiran St. Louis, Belleville, Illinois, itu berulangkali melepaskan tembakan ke para pria yang sedang bermain di lapangan baseball di daerah Alexandria, Virginia, dekat Washington.

Hodgkinson terluka akibat baku tembak dengan polisi Capitol Hill yang ada di tempat kejadian, dan polisi mengatakan dia kemudian meninggal dunia.

Anggota parlemen Steve Scalise kena tembakan di bagian panggul. Ia dirawat oleh rekan sesama anggota parlemen termasuk Brad Wenstrup, yang seorang dokter, sebelum dibawa ke rumah sakit tempat dia masuk dalam daftar pasien dengan kondisi kritis.

Para anggota Kongres di lapangan itu mengatakan mendengar suara bising keras seperti suara kembang api dan melihat 15 sampai 20 berbaring di lapangan dan menyadari bahwa mereka hanya bisa mempertahankan diri dengan pentungan baseball.

"Ketika dia mulai menembak, dia menembak untuk membunuh orang. Dan terima kasih Tuhan dia bukan penembak bagus," kata anggota parlemen Joe Barton, manajer tim Republik.

Korban terluka lainnya adalah pembantu anggota kongres dan bekas pembantu anggota kongres yang sekarang bekerja sebagai pelobi menurut para pejabat.

Satu polisi Capitol Hill juga kena tembakan dan yang lain terkilir dan sudah keluar dari rumah sakit menurut polisi.

"Itu bukan hanya kacau balau tapi seperti situasi perang," kata Kepala Polisi Alexandria Mike Brown sebagaimana dikutip kantor berita Antara.

Agen khusus FBI Tim Slater menyatakan penyidik menginvestigasi motif pelaku melakukan penembakan itu.

"Kami terus secara aktif menyelidiki motif penembak, kenalannya dan tempat dia berasal yang mengarah ke insiden hari ini. Tidak ada orang lain yang ditahan," kata Slater.

Pria bersenjata itu diyakini sudah berada di Alexandria sejak Maret menurut Slater. Penyidik yakin tersangka tinggal di dalam kendaraan.

Hodgkinson menuangkan kemarahannya kepada Trump di media sosial dan merupakan anggota kelompok anti-Republik di Facebook termasuk di antaranya menulis, "The Road to Hell Is Paved With Republicans", "Terminate The Republican Party", dan "Donald Trump is not my President".

--- Simon Leya

Komentar