Breaking News

INTERNASIONAL Markus Solo Kewuta, SVD: Kami Bertekad Membarui Komitmen Jaga Perdamaian 24 Jul 2019 15:00

Article image
Pater Markus Solo Kewuta, SVD berpose bersama 24 delegasi Indonesia yang dipimpin Agung Budi Maryoto di depan Basilika Santo Petrus Vatikan. (Foto: ist)
Delegasi yang terdiri para tokoh lintas agama Islam dan Katolik tersebut dipimpin Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri, Agung Budi Maryoto.

ROMA, IndonesiaSatu.co – Para tokoh lintas agama Islam dan Katolik dari berbagai ormas bertekad memperbarui komitmen untuk perdamaian, kerukunan, persatuan dan kesatuan NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.

Demikian disampaikan Anggota Dewan Penasehat Kepausan untuk Dialog Lintas Agama, Pater Markus Solo Kewuta, SVD ketika diminta pendapatnya sehubungan dengan kunjungan 24 delegasi Indonesia ke Vatikan beberapa waktu lalu.

Delegasi yang terdiri para tokoh lintas agama Islam dan Katolik tersebut dipimpin Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri, Agung Budi Maryoto.

“Kunjungan yang diprakarsai Markas Besar (Mabes) Polri di Jakarta, bekerja sama dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Vatikan Agus Sryono dan Kantor Dewan Kepausan untuk Dialog Antarumat Beragama kali ini sungguh berkontribusi membuat kami bertekad membaharui komitmen untuk menjaga perdamaian, kerukunan, persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Pater Markus.

Pater Markus yang pernah mengenyam pendidikan di Seminari Menengah San Dominggo Hokeng, Flores Timur dan Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Flores, Nusa Tenggara Timur, saat ini menjabat sebagai Direktur Desk Islam Asia Pasific di Vatikan.

Menurut peraih gelar doktor  dengan predikat summa cum laude bidang Teologi Fundamental dari Universitas Leopold Franzens, Innsbruck, Austria ini, misi delegasi kali ini semakin diperkuat ketika berdialog tentang berbagai hal di tanah air dan dunia internasional. Pembahasan delegasi juga termasuk sejumlah kejadian dan upaya dialog antarumat beragama.

Selama berada di Vatikan, anggota delegasi mengunjungi beberapa tempat bersejarah di bawah panduan Pater Markus.

“Mereka terlihat bergembira dengan suasana di dalam Basilika Santo Petrus Vatikan. Semoga kunjungan ini membawa pesan baru bagi rakyat Indonesia untuk semakin memperkuat komitmen menjaga perdamaian, kerukunan, NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika,” kata imam Katolik yang juga menyelesaikan studi Bahasa Arab dan Islamologi di Pontifical Institute for Arabic and Islamic Studies (PISAI), Roma, Italia.

--- Simon Leya

Komentar