Breaking News
  • Bekasi siapkan 1000 polisi kawal buruh pada May Day
  • Bupati Mojokerto ditetapkan tersangka suap dan gratifikasi
  • Evakuasi pesawat Lion belum selesai, bandara Gorontalo masih ditutup
  • INKA Mulai Kirim "LRT" ke Sumatera Selatan
  • Jokowi Akan Jajaki Ruas Jalan Trans Papua-Papua Barat

HANKAM Marsekal Hadi Tjahjanto Dilantik Jadi Panglima TNI 08 Dec 2017 19:59

Article image
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto akhirnya resmi dilantik menjadi Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo. (Foto: detik.com)
Proses pencalonan Marsekal Hadi menjadi Panglima TNI terbilang mulus. Pengusulan nama Hadi sebagai calon tunggal dimulai dari pengajuan surat ke pimpinan DPR oleh Presiden Jokowi pada 4 November 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Marsekal TNI Hadi Tjahjanto akhirnya resmi dilantik menjadi Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Jumat (8/12/2017) pukul 17.00 WIB menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang memasuki masa pensiun.

Jenderal Gatot Nurmantyo tampak hadir dalam acara pelantikan Hadi. Turut hadir, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, para pimpinan DPR RI dan MPR RI , sejumlah menteri Kabinet Kerja serta para pimpinan lembaga negara.

Hadi adalah Panglima TNI kedua yang berasal dari matra TNI Angkatan Udara setelah Marsekal (Purn) Djoko Suyanto tahun 2006-2007 silam.

Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Presiden No 82/TNI tahun 2017 tentang Pemberhentian Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Pengangkatan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto 509043 tertanggal 8 Desember 2017.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya untuk diangkat dalam jabatan ini baik langsung maupun tidak langsung dengan rupa atau dalih apapun juga tidak memberi atau menyanggupi akan memberi sesuatu kepada siapapun juga," kata Hadi mengikuti ucapan Presiden Joko Widodo" di Istana Negara Jakarta, Jumat.

Usai membaca Surat Keputusan, Presiden Jokowi kemudian menyematkan tanda pangkat di pundak Hadi.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan. Adapun yang bertindak sebagai saksi penandatanganan berita acara yakni Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Proses pencalonan Marsekal Hadi menjadi Panglima TNI terbilang mulus. Pengusulan nama Hadi sebagai calon tunggal dimulai dari pengajuan surat ke pimpinan DPR oleh Presiden Jokowi pada 4 November 2017. Setelah melewati proses rapat pimpinan dan rapat Badan Musyawarah DPR yang diakhiri dengan rapat paripurna.

Setelah melakukan uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi I pada 6 Desember 2017, rapat paripurna DPR pada 7 Desember 2017 yang dihadiri oleh 314 anggota DPR dari total 560 anggota akhirnya  menyetujui Hadi Tjahjanto menjabat sebagai Panglima TNI.

Hadi pernah menjabat beberapa posisi strategis seperti Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) pada 2017, Irjen Kementerian Pertahanan (2016-2017), Sekretaris Militer Presiden (2015-2016), Komandan Lapangan Udara Abdulrachman Saleh, Malang (2015), Kepala Dinas Penerangan TNI AU (2013-2015), Komandan Lanud Adi Sumarmo Solo (2010-2011).

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1986 dan sekolah penerbang TNI AU tahun 1987.

--- Simon Leya

Komentar