Breaking News

INVESTASI Masuk Bank Yudha Bakti, Fintech AkuLaku Kuasai 8,9 Persen Saham 15 Mar 2019 19:23

Article image
Perusahaan financial technology (Fintech) asal China, AkuLaku resmi menjadi pemegang saham Bank Yudha Bhakti. (Foto; ist)
Kerja sama yang terjalin antara Bank Yudha Bhakti dan AkuLaku, fintech asal China ini diklaim merupakan yang pertama di Indonesia. 

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Perusahaan financial technology (Fintech) asal China, AkuLaku resmi menjadi pemegang saham Bank Yudha Bhakti setelah mengakuisisi sebagian saham yang sebelumnya dipegang oleh PT Gozko Capital. Dengan diakuisisinya BYB, AkuLaku resmi memegang saham dengan besaran 8,9 persen.

Direktur Utama Bank Yudha Bhakti Denny Novisar Mahmuradi dalam konferensi pers di CIMB Niaga Building, Jumat (15/3/2019) menyatakan, AkuLaku resmi memegang saham BYB setelah menyuntikkan dana sebesar Rp500 miliar kepada bank BUKU I tersebut.

"Dana hasil investasi akan diprioritaskan penggunaannya untuk penyaluran pinjaman baru dengan pola penyaluran yang benar-benar penuh dengan terobosan. Pola kerjasama dengan perusahaan-perusahan Fintech dan produk yang bisa diakses secara online adalah strategi yang akan dilakoni BYB di tahun 2019,"kata Denny.

Denny menuturkan, investasi ini akan memperluas sektor bisnis BYB ke bidang-bidang baru seperti pinjaman individu, sektor pertanian dan sektor UKM. Dirinya menambahkan, investasi ini tidak hanya berupa suntikan dana semata melainkan juga pada kerjasama peningkatan beberapa layanan program digital perbankan maupun bentuk financial technology lain.

Sementara itu, CEO Akulaku William Li mengatakan dirinya menyambut baik kerja sama yang terjalin antara bank dan fintech tersebut. Dirinya mengklaim, kerja sama dengan skema penyuntikan modal oleh fintech ke institusi perbankan baru pertama kalinya terjadi di Indonesia serta mengharapkan akan memperkuat proses inklusi keuangan dan kemajuan ekonomi di Indonesia.

"Ini merupakan langkah yang baik di mana bank dan fintech bisa bekerja sama. Ini juga yang pertamakalinya di Indonesia dan kami harap bisa bantu perekonomian di Indonesia,"paparnya.

Selain kedatangan investor, sebelumnya BYB juga telah menjajaki kerjasama Digital Money dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Applikasi T-Money akan menjadi bentuk kerjasama yang akan segera direalisasikan seiring pengucuran dana dari investor. BYB juga berencana meraup dana tunai dari penerbitan saham langsung awal semester tahun ini.

Sementara ASABRI selaku salah satu pemegang saham utama di BYB menegaskan, kerjasama antara lembaga keuangan nasional dan BYB ini dapat memberi nasabah dan masyarakat luas tentang gambaran kinerja positif BYB yang signifikan serta masa depan yang lebih baik khususnya dari sisi keamanan dan kenyamanan serta kemudahan layanan digital perbankan yang terbaharui. Ini terbukti dengan menjalankan program T-money kepada karyawan ASABRI ternyata membuka banyak peluang bisinis bagi Bank Yudha Bhakti.

--- Sandy Romualdus

Komentar