Breaking News
  • Defisit Lebih Rendah Dari Proyeksi APBN-P 2017
  • Menkeu: investasi tumbuh karena kepercayaan pelaku usaha
  • Penerimaan Bea Cukai hingga November Rp130,1 triliun
  • Presiden Jokowi setuju pendiri HMI jadi Pahlawan Nasional

PERTAHANAN Mayjen Doni Monardo Dilantik Jadi Pangdam Siliwangi 15 Nov 2017 11:19

Article image
Serah terima jabatan Pangdam III/Siliwangi dari Mayjen TNI Muhamad Herindra kepada Mayjen TNI Doni Monardo (kanan). (Foto: Humas Kodam III/Siliwangi)
Sebelumnya, Doni menjabat Pangdam XVI/ Patimura. Dalam masa pengabdiannya selama dua tahun empat bulan di Tanah Maluku, Doni telah menorehkan banyak prestasi.

BANDUNG, IndonesiaSatu.co -- Mayjen TNI Doni Monardo resmi dilantik menjadi Pangdam III/Siliwangi oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono di Markas Kodam (Makodam) III/Siliwangi, Jl. Aceh Bandung, Selasa (14/11/2017).

Turut dilantik, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arief Rahman, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto.

Perwira tinggi AD lain yang juga melakukan serah terima jabatan antara lain Danpuspenerbad dari Mayjen TNI Suko Pranoto kepada Brigjen TNI Besar Harto Karyawan, Gubernur Akmil dari Mayjen TNI Arif Rahman kepada Brigjen TNI Eko Margiyono, Danpusterad dari Mayjen TNI Hadi Prasojo kepada Mayjen TNI Hartomo, Aspam KSAD dari Mayjen TNI Ilyas Alamsyah kepada Brigjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Aster KSAD dari Mayjen TNI Widagdo H. Sukoco kepada Brigjen TNI Supartodi serta Danpusintelad dari Brigjen TNI Herianto Syahputra kepada Kolonel Inf Djaka Budhi Utama.

Sebelumnya, Doni menjabat Pangdam XVI/Pattimura. Dalam masa pengabdiannya selama dua tahun empat bulan di Tanah Maluku, Doni telah menorehkan banyak prestasi. Masyarakat Maluku tentu kehilangan figur yang mampu menjembatani berbagai kepentingan dan perbedaan di Maluku. Selain program Emas Biru dan Emas Hijau, Doni telah menginisiasi upaya perdamaian negeri-negeri di Maluku yang selama ini terlibat permusuhan dan pertikaian yang berkepanjangan.

Doni adalah satu dari 91 perwira TNI yang dimutasi dan dipromosi berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/836/X/2017, tanggal 27 Oktober 2017 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI.

Dalam amanatnya, KSAD meminta kepada para perwira yang dilantik untuk dapat membawa dan mengantarkan satuan-satuan yang dipimpinnya ke arah yang lebih baik, lebih maju dan senantiasa dapat mempersembahkan karya terbaiknya untuk kepentingan pelaksanaan tugas-tugas TNI AD, TNI dan kejayaan bangsa dan negara yang sangat kita cintai ini.

Menurut KSAD, pergantian pejabat di lingkungan TNI AD merupakan bagian dari sistem pembinaan organisasi guna pembaruan dan penyegaran pemikiran dalam rangka kemajuan organisasi (tour of duty dan tour of area). Pergantian jabatan berpegang pada prinsi pembinaan personel (the right man on the right place) yaitu menempatkan personel yang tepat pada jabatan yang tepat.

“Untuk itu, saya tidak ingin lagi mendengar ucapan-ucapan dan saya juga berharap bahwa pergeseran/perpindahan jabatan juga jangan ditafsirkan ‘saya pindah, kesalahan saya apa’. ‘Ada apa pimpinan dengan saya kok saya dipindah’,” tegas KSAD.

Mulyono juga menegaskan, rotasi jabatan di lingkungan TNI AD juga menunjukkan bahwa reformasi birokrasi TNI AD terus berjalan seiring dengan meningkatnya profesionalitas sumber daya manusia, nilai etika dan budaya kerja, kualitas pelayanan publik, kapasitas dan akuntabilitas kinerja di lingkungan jajaran TNI AD.

“Oleh karenanya, saya menaruh harapan yang besar kepada para pejabat yang baru, agar kehadirannya diiringi semangat untuk membangun dan meningkatkan kinerja organisasi serta membawa perubahan yang lebih baik. Jangan pernah alergi untuk melanjutkan pencapaian positif yang telah ditorehkan oleh pejabat sebelumnya dan kembangkan gagasan-gagasan baru yang lebih konstruktif, kreatif dan inovatif,” seru KSAD.

KSAD mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada para pejabat lama atas pelaksanaan tugas selama mengemban amanah jabatan dengan segala pengabdian dan dedikasi yang begitu besar kepada TNI AD.

Jenderal Mulyono juga menyampaikan terima kasih kepada para istri yang selama ini telah mendampingi suami dengan tulus dan setia serta mendarmabaktikan diri untuk kemajuan Persit Kartika Chandra Kirana selama kepengurusannya.

"Kepada para pejabat baru saya juga mengucapkan selamat serta turut bersyukur dan berbangga atas penugasan, kepercayaan dan amanah jabatan baru yang didapatkan. Semoga serah terima jabatan ini dapat membawa dan mengantarkan satuan-satuan yang jenderal pimpin ke arah yang lebih baik, lebih maju dan senantiasa dapat mempersembahkan karya terbaik untuk kepentingan pelaksanaan tugas-tugas TNI AD, TNI dan kejayaan bangsa dan negara yang sangat kita cintai ini," kata KSAD.

Terkait dengan hal tersebut, KSAD minta Pangdam III/Siliwangi, Pangdam IV/Diponegoro, Pangdam V/Brawijaya, dan Pangdam XVI/Pattimura agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan di kota masing-masing untuk mengelola potensi konflik yang mungkin terjadi, menyelenggarakan operasi pertahanan dan keamanan negara matra darat serta pembinaan kemampuan, kekuatan dan gelar kekuatan melaksanakan pembinaan teritorial untuk mendukung tugas pokok TNI AD.

--- Simon Leya

Komentar