Breaking News
  • 12 parpol lama lolos verifikasi faktual
  • 150 ton bahan narkoba asal China gagal masuk ke Indonesia
  • Eropa murka, siap jawab tantangan perang dagang Donald Trump
  • KM Pinang Jaya tenggelam di Laut Jawa akibat cuaca buruk
  • Presiden Jokowi masih pertimbangan Plt Gubernur dari Polri

PENDIDIKAN Melalui Instagram, Menkeu Membalas Surat Dari Siswa SD 13 Dec 2017 08:00

Article image
Surat dari siswa SD yang ditujukan kepada Menkeu Sri Mulyani Indrawati, dan surat balasan dari Menkeu, yang diunggah pada akun facebook Menkeu pada Sabtu (09/12). (Foto: Ist)
"Bu Sri Mulyani saya minta emas 1 kg dan 2 kucing anggora, 1 laki 1 perempuan, dan pulsa 200.000," tulis Fadavi murid kelas 1 SD.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati membalas surat terpilih dari siswa Sekolah Dasar (SD) yang dikirimkan padanya. Surat tersebut disampaikan oleh para siswa SD saat kegiatan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengajar yang dilaksanakan Oktober lalu. Melalui akun Instagramnya, @smindrawati, ia membalas 10 surat terpilih yang ditujukan kepadanya.

"Dalam kegiatan Kemenkeu Mengajar kedua yang dilakukan secara sukarela oleh para pegawai Kementerian Keuangan bulan Oktober 2017, terdapat 10 surat terpilih yang ditujukan kepada saya sebagai Menteri Keuangan. Suatu kebanggaan dan keharuan buat saya untuk menjawab satu per satu surat tersebut," kata Menkeu dalam penggalan caption post di akun Instagramnya, Senin (11/12) malam.

Dari 10 surat tersebut terdapat beberapa murid yang mengapresiasinya sebagai Menkeu, beberapa lagi meminta Menkeu mendoakan mereka supaya sukses dan menjadi orang yang bermanfaat. Namun yang menarik adalah surat yang ditulis oleh Fadavi.

"Bu Sri Mulyani saya minta emas 1 kg dan 2 kucing anggora, 1 laki 1 perempuan, dan pulsa 200.000," tulis Fadavi murid kelas 1 SD.

Menkeu pun membalas suratnya dengan memuji Fadavi yang senang memelihara kucing serta memberikan nasihat supaya tidak sering bermain telepon genggam. Ia juga mendoakan Fadavi agar rajin belajar supaya bisa jadi orang yang sukses dan bisa mencari emas 1 kilogram-nya sendiri.

Murid SD lain mengungkapkan keinginannya untuk menjadi presiden antikorupsi. "Pada tanggal 23 Oktober 2017 adanya pegawai pajak datang ke sekolah saya menjadi luas pengetahuannya adanya Anti-korupsi. Belajar mengenai sejarah uang jaman dahulu. ORI : Oeang Republik Indonesia. Bermain game bersama-sama. Bu Menteri doakan saya menjadi seorang Presiden Anti Korupsi. Assalamualaikum wr wb. Salam Manis Dhysa," tulis Dhysa pada suratnya.

Terhadap semua surat itu, Menkeu membalas satu per satu dengan selalu mendoakan agar para murid terus giat belajar dan harapan menjadi anak bangsa yang berprestasi.

Sebagai informasi Kemenkeu Mengajar adalah inisiatif para relawan yang merupakan pegawai aktif Kemenkeu dalam memperkenalkan peran Kemenkeu kepada siswa SD di berbagai kota. Kegiatan ini sudah dilaksanakan dua kali semenjak 2016 dan mengusung semangat kesukarelaan, panitia tidak memungut biaya apapun dari pihak sekolah.

Kegiatan ini juga bersifat non-Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal ini berarti, setiap biaya yang ditimbulkan dari penyelenggaraan kegiatan ini, sama sekali tidak dibebankan pada APBN. Demikian juga dengan setiap pegawai yang menjadi relawan Kemenkeu Mengajar, tidak mendapatkan pembayaran apapun, baik dalam bentuk honorarium maupun Surat Perjalanan Dinas (SPD).

--- Sandy Romualdus

Komentar