Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

BERITA Melchias Mekeng Jadi Ketua Fraksi Golkar di DPR, Agung Laksono: Kader Jangan Gaduh 13 Mar 2018 15:48

Article image
Melchias Marcus Mekeng ditunjuk jadi Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR RI (Foto: Ist)
Meski sejumlah kader Partai mempertanyakan keputusan tersebut, Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Agung Laksono meminta agar para kader Partai Golkar tidak lagi menimbulkan kegaduhan di internal partai terkait pengangkatan Melchias Marcus Mekeng sebaga

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily membenarkan informasi bahwa partai Golkar telah melakukan perombakan posisi Ketua Fraksi Partai di DPR. Ketua Komisi XI DPR, Melchias Markus Mekeng ditunjuk sebagai Ketua Fraksi yang baru menggantikan Robert Kardinal. Surat Keputusan pergantian Ketua Fraksi diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk Fredrich Paulus pada Kamis (8/3/18).

"Ya, benar bahwa SK pergantian Pimpinan Fraksi Partai Golkar DPR RI telah diserahkan Sekjen DPP kepada Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo," ujar Ace, Selasa (13/3/18) seperti dilansir Kompas.com.

Sebelumnya, Ketua DPR, Bambang Soesatyo mengatakan telah menerima SK tersebut dari Sekjen Partai Golkar.

“Pak Lodewijk mengantarkan surat pergantian di Fraksi Partai Golkar dari Robert Kardinal diganti oleh Mekeng sebagai Ketua Fraksi. Setelah pimpinan DPR menerima SK, dilanjutkan dengan pembacaan keputusan perubahan posisi saat Rapat Paripurna DPR,” ungkap bambang.

Ia menegaskan, perubahan tersebut merupakan kewenangan Partai Golkar.

"Nah, mekanisme selanjutnya tinggal dibacakan saat rapat paripurna. Sebagaimana surat yang kita terima, ya selanjutnya sudah otomatis berlaku. Ini merupakan kewenangan partai," lanjutnya.

Meski sejumlah kader Partai mempertanyakan keputusan tersebut, Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Agung Laksono meminta agar para kader Partai Golkar tidak lagi menimbulkan kegaduhan di internal partai terkait pengangkatan Melchias Marcus Mekeng sebagai Ketua Fraksi Partai menggantikan Robert J Kardinal.

“Sehubungan dengan pergantian Ketua Fraksi kepada Pak Mekeng, saya minta semua pihak tenang dan bekerja sebagaimana biasanya. Adanya kritikan dan pernyataan yang bernada penolakan itu sebenarnya tidak perlu terjadi. Saya percaya, DPP Partai Golkar sudah melakukan pertimbangan dan kajian atas keputusan tersebut,” ujar Agung Laksono.

Agung berpandangan, DPP Partai Golkar dinilai tetap memegang teguh slogan "Golkar Bersih". Ia memastikan, jika ada fungsionaris Golkar yang benar-benar terbukti terseret kasus hukum, maka yang bersangkutan akan dikenakan sanksi penonaktifan atau diminta mengundurkan diri sesegera mungkin. Selain itu, mantan Menko Kesra ini juga meminta seluruh pihak dan kader Partai Golkar untuk mengedepankan praduga tak bersalah dan tidak mendahului putusan hukum.

“Saya percaya DPP akan konsisten dengan tagline “Golkar Bersih” dan kebijakan itu tetap dipegang teguh. Jika ada fungsionaris Golkar yang benar-benar terbukti terseret kasus hukum, maka yang bersangkutan akan dikenakan sanksi penonaktifan atau diminta mengundurkan diri sesegera mungkin. Berikan kesempatan apa yang diputuskan DPP Partai Golkar agar Pak Mekeng bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sebagai pimpinan Fraksi yang baru di DPR RI. Beri kesempatan Pak Mekeng untuk bekerja secara maksimal,” kata Agung.

--- Guche Montero

Komentar