Breaking News
  • BI: penurunan suku bunga mendorong intermediasi perbankan
  • BI: penurunan suku bunga sudah perhitungkan FFR
  • Perusahaan China bidik sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia
  • Petambak Lombok berpenghasilan Rp20 juta per bulan
  • Tiga BUMN kembangkan pelabuhan dukung Tol Laut

TOKOH Menkeu: Saya Tolak Proposal Promosi Eselon kalau Tidak Ada Kandidat Perempuan! 14 Apr 2017 10:25

Article image
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjadi pembicara dalam acara General Electric (GE) Women's Network di Fairmount Hotel, Jakarta (13/4/2017). (Foto: ist)
"Para pekerja domestik juga mengalami kesulitan yang sama dengan para perempuan karir lainnya, mereka berhak memperoleh kesempatan yang sama..."

JAKARTA, IndonesiaSatu.co – Dukungan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terhadap para perempuan untuk berkarir baik di wilayah pemerintahan atau pun di sektor swasta tak diragukan lagi. Ini karena perempuan seringkali memiliki pandangan yang berbeda dalam melihat sebuah masalah.

Contohnya dalam menangani promosi jabatan di lingkungan Kementrian Keuangan, mantan Direktur Bank Dunia ini tidak segan mencoret proposal yang ‘mengabaikan’ kaum perempuan. "Saya tidak akan menyetujui proposal promosi tingkat eselon I, II, dan III apabila tidak ada kandidat perempuan," tegas Sri Mulyani dalam acara General Electric (GE) Women's Network, di Fairmont Hotel pada Kamis (13/4/2017).

Bagi Sri Mulyani, untuk menjadi seorang perempuan yang sukses harus dibangun sejak dini. Di Indonesia, tingkat angka kematian saat melahirkan masih tergolong tinggi. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran agar para perempuan dapat melahirkan secara aman, antara lain dengan memperbanyak puskesmas dan bidan.

Selain itu, pemerintah juga harus memastikan anak-anak mendapatkan nutrisi yang baik dan kemudian mendapat akses ke pendidikan. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk berinvestasi di bidang kesehatan dan juga pendidikan, untuk mendukung kalangan terbawah agar dapat memperoleh kesempatan yang sama.

"Para pekerja domestik juga mengalami kesulitan yang sama dengan para perempuan karir lainnya, mereka berhak memperoleh kesempatan yang sama," tambahnya.

Sebagai informasi, GE Women's Network dibentuk pada tahun 1997 untuk membantu para perempuan di GE untuk meningkatkan karir mereka di perusahaan. Upaya yang dilakukan antara lain dengan berbagi pengalaman, best-practices dan pengetahuan tentang perempuan karir sukses di bidangnya yang dapat dijadikan role model.

--- Sandy Romualdus

Komentar