Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

TEKNOLOGI Menkeu Tegaskan Peran Penting Teknologi Dalam Mendorong Pertumbuhan Inklusif 09 Oct 2018 14:02

Article image
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawti. (Foto: ist)
“Kita harus membahas ini dalam level global, saling berbagi tentang pemanfaatan teknologi dalam berbagai aspek termasuk hak intelektual, perpajakan dan pertukaran data agar manfaat teknologi dapat dirasakan secara inklusif..."

NUSA DUA, IndonesiaSatu.co -- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa perkembangan teknologi memiliki kemampuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif bila didukung dengan kebijakan yang tepat sasaran dari pemerintah.

“Pesatnya perkembangan teknologi saat ini memberikan kekhawatirkan negara-negara berkembang di dunia termasuk pengaruhnya dalam pertumbuhan ekonomi namun demikian, tiap negara harus mampu mengubah resiko tersebut menjadi sebuah hal positif yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Menkeu saat membuka acara "Pathways to Prosperity” sebagai bagian dari Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 di Nusa Dua, Bali, Selasa (09/10).

Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Keuangan Rwanda Dr. Uzziel ndagijimana, Menteri Keuangan Tanzania Dr. Philip Isdor Mpango dan CEO Mojochat Kamal Bahttachrya.

Lebih Lanjut, Menkeu menjelaskan bahwa masyarakat global dan regional regional harus mendukung negara berkembang untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dalam berbagai aspek yaitu hak intelektual, perpajakan, kompetisi internasional maupun pertukaran data antar wilayah.

“Kita harus membahas ini dalam level global, saling berbagi tentang pemanfaatan teknologi dalam berbagai aspek termasuk hak intelektual, perpajakan dan pertukaran data agar manfaat teknologi dapat dirasakan secara inklusif, ” ujar Menkeu.

Penguatan SDM

Sebelumnya, dalam High Level Parliamentary Meeting sebagai rangkaian acara International Monetary Fund – World Bank Group (IMF-WBG) Annual Meetings 2018, Senin (08/10), di Nusa Dua, Bali, Menkeu Sri Mulyani menyatakan bahwa Investasi Sumber Daya Manusia adalah kunci penuntasan kemisikinan dan motor utama penggerak perekonomian suatu Negara.

“SDM adalah kunci penuntasan kemiskinan dan motor utama dalam menggerakan perekonomian, untuk itu semua Negara di dunia menyadari betapa pentingnya investasi Sumber Daya Manusia, yang menjadi pertanyaan sebenarnya adalah bagaimana cara melakukannya?,” ujarnya. 

Menkeu menjelaskan bahwa ada 3 aspek penting yang harus diprioritaskan dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu Kesehatan, Pendidikan dan kesetaraan Gender yang mana jika dikelola melalui program-program yang komprehensif dari pemerintah akan menghasilkan kualitas SDM yang mampu bersaing di era Ekonomi digital saat ini.

“Ekonomi Digital adalah masa depan yang merubah tatanan dunia. Ekonomi digital menuntut kreatifitas yang diperoleh dari kesehatan yang baik, pendidikan yang cukup dan kesempatan yang sama oleh para pelakunya, untuk pemerintah harus menyediakan sistem pengelolaan yang komprehensif,” Jelas Menkeu.

Pada Kesempatan ini, Menkeu juga mengajak seluruh Negara peserta untuk bekerjasama dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Secara Global.

--- Sandy Romualdus

Komentar