Breaking News

OLAHRAGA Menpora: Asian Games 2018 Jadi Momentum Kebangkitan Olahraga Indonesia 20 Aug 2018 03:00

Article image
Menpora Imam Nahrawi. (Foto: ist)
Menurut Menpora, Indonesia patut berbangga, karena setelah 56 tahun, Indonesia kembali kembali dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi secara terpisah dalam siaran persnya menyerukan kembali semangat untuk memotivasi atlet-atlet Indonesia.

“Kepada seluruh pahlawan olahraga Indonesia yang berlaga di Asian Games 2018, ingatlah sejarah hanya mengabadikan nama para juara. Maka bertarunglah, menanglah dan jadikan namamu abadi, Ayo Indonesia, Indonesia Juara,” ucap Menteri di Jakarta, (18/8/2018).

Menurut Menpora, Indonesia patut berbangga, karena setelah 56 tahun, Indonesia kembali kembali dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games.

“Kita pernah menjadi tuan rumah pertama kali pada tahun 1962, saat usia Republik Indonesia masih muda, 17 tahun, namun justru saat itulah catatan prestasi olahraga terbaik kita torehkan dengan meraih posisi kedua diantara negara-negara Asia,” ucapnya.

Pemerintah Indonesia, menurut Menpora, kala itu memiliki mimpi besar agar Indonesia dilihat oleh dunia. Asian Games adalah pesta olahraga Asia yang dirintis ketika kekuatan ideologi imperialisme Barat mulai runtuh dan bangsa-bangsa di Asia mulai mendapat kemerdekaannya. Artinya, Asian Games menjadi momentum lahirnya nasionalisme dan solidaritas di antara bangsa-bangsa Asia.

Slogan ‘Energy of Asia’ yang diusung dalam Asian Games 2018 kali ini, menurut Menpora, harus dimaknai sebagai momentum kebangkitan kembali dunia olahraga Indonesia di level internasional.

“Inilah momen paling tepat bagi bangsa Indonesia untuk menunjukkan kualitasnya sebagai bangsa yang besar, energi hebat yang akan kita gulirkan kembali ke pentas Asia dan juga dunia, sebagaimana kita pernah melakukannya pada Asian Games 1962 lalu, ” tutur Menpora seraya menegaskan gelora kejayaan dalam momentum Asian Games tidak boleh berubah apalagi padam.

Sebagai Tuan Rumah Asian Games kali ini, Indonesia akan mengirimkan sebanyak 1.388 orang yang terdiri dari 938 atlet, 396 ofisial yang akan mengikuti 40 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Meski Indonesia berpartisipasi di semua nomor pertandingan, dan berharap semua atlet mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya di hadapan publiknya sendiri, ada sejumlah cabang olahraga yang diharapkan akan menjadi cabang-cabang potensial yang mampu meraih medali emas untuk kontingen Indonesia, yakni antara lain: Paralayang, Dayung, Jetski, Bulutangkis, Wushu, Bridge, Angkat Besi, Pencak Silat, Panjat Tebing, dan Taekwondo.

“Kita tentu sangat berharap bisa meraih kemenangan dari para atlet terbaik kita yang saat ini menempati peringkat satu dunia seperti di cabang Bulutangkis, Jetski, Paralayang, Wushu, Pencak Silat dan Panjat Tebing. Dari berbagai kejuaraan dan uji coba terakhir yang diikuti oleh atlet-atlet ini, hasilnya sangat membanggakan dan kita berharap konsistensi para atlet kita untuk mempersembahkan prestasi yang terbaik di Asian Games 2018,” jelas Imam.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah atas perjuangan para atlet, lebih jauh Menpora Imam Nahrawi mengatakan, pemerintah siap memberikan apresiasi berupa bonus sebesar Rp1.5 miliar bagi peraih medali emas, yang menjadi bentuk apresiasi tertinggi sepanjang sejarah Asian Games.

--- Redem Kono

Komentar