Breaking News

BERITA Menpora Tekankan Solidaritas di Era Industri 4.0 saat Buka Kongres PMKRI 06 Feb 2020 17:41

Article image
Pemukulan gendang Tiba oleh Menpora Zainudin Amali, Wakil Gubernur Maluku Barnabas Nathaniel Orno dan Ketua Presidium PP PMKRI Juventus Prima Yoris Kago di Kongres PMKRI. (Foto: kemenpora.go.id)
"Maka, selain integritas yang harus dipertahankan, PMKRI harus menjaga ideologi Pancasila, merawat kebhinekaan dan keanekaragaman Indonesia sebagai tugas utamanya," ujar Menpora.

AMBON, IndonesiaSatu.co-- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali resmi membuka kongres ke-XXXI dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) ke-XXX Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) tahun 2020 di Kota Ambon.

Pembukaan Kongres ditandai dengan penabuhan gendang oleh Menpora, Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Nathaniel Orno, dan Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI periode 2018-2020, Juventus Prima Yoris Kago.

Dalam sambutannya, Zainudin mengimbau agar PMKRI terus merawat kebhinekaan sebagai organisasi wadah mahasiswa dan anak muda yang sudah lama berdiri sejak tahun 1947 silam.

"PMKRI merupakan organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan yang sudah lama. Maka, selain integritas yang harus dipertahankan, PMKRI harus menjaga ideologi Pancasila, merawat kebhinekaan dan keanekaragaman Indonesia sebagai tugas utamanya," ujar Menpora di Gedung Serbaguna St Fransiskus Xaverius, Ambon, Kamis (6/2/20) seperti dilansir Beritasatu.com.

Adapun tema dari Kongres ini yakni pentingnya menjaga komitmen kebangsaan dan solidaritas di era globalisasi khususnya revolusi industri 4.0.

Menurut Zainudin, dengan berkembangnya teknologi, solidaritas dapat goyah dengan maraknya hoax atau ujaran kebencian di kalangan masyarakat. Maka, revolusi industri 4.0 menjadi tantangan yang mesti dilalui dengan persatuan seluruh pengurus dan anggota organisasi.

"Kongres ini, apa pun hasilnya harus diterima semua pihak, menjaga soliditas. Hanya dengan suasana kondusif, sahabat-sahabat bisa bekerja, semangat bekerja untuk Gereja tetapi juga bekerja untuk negara," pesan Menpora.

Diikuti oleh 500 peserta dari 73 cabang PMKRI di Indonesia, Kongres tertinggi perhimpunan ini bertajuk "Mempertegas Komitmen Kebangsaan dan Memperkokoh Ketahanan Nasional Guna Mewujudkan Kesejahteraan Bangsa di Tengah Arus Globalisasi."

Selain itu, pemilihan Ambon sebagai tuan rumah Kongres juga dikarenakan kota ini memiliki toleransi antar-umat beragama yang tinggi.

--- Guche Montero

Komentar