Breaking News
  • Ada 70.000 ibu hamil dan menyusui di antara pengungsi Rohingya
  • ASEAN Para Games - Doni Yulianto sumbang emas nomor kursi roda 1.500m
  • Kemenperin buka rekrutmen PNS untuk 380 formasi
  • Malaka, NTT diguncang gempa
  • Menhub: uji coba Transjabodetabek hasilnya kurang maksimal

TRADISI Menteri Agama: Idul Adha Jatuh pada 12 September 01 Sep 2016 23:11

Article image
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (Foto:Antara)
Hasil sidang tersebut sama dengan hasil perhitungan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang sudah mengumumkan Idul Adha jatuh pada 12 September.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Kementerian Agama menggelar sidang itsbat penentuan 1 Dzulhijah dan Idul Adha di Kantor Kementerian Agama, Kamis (1/9/2016).

Sidang memutuskan bahwa 1 Dzulhijah jatuh pada Sabtu, 3 September 2016 mendatang.

"Dengan hitungan hisab dan laporan petugas rukyat yang tidak dapat melihat hilal sehingga 1 Dzulhijah bertepatan pada Sabtu, 3 September dan Idul Adha pada 12 September," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Sidang itsbat digelar secara tertutup dihadiri ahli astronomi, pemuka agama, pejabat terkait, delegasi negara sahabat, dan tamu undangan lainnya.

Sidang dipimpin langsung oleh Menag dan berlangsung sekitar 35 menit usai peserta sidang melaksanakan shalat Maghrib.

Sebelumnya, sidang dimulai dengan pemaparan Ketua Tim Hisab Rukyat Kemenag Cecep Nurwendaya yang menjelaskan posisi bulan terkini.

Hasil sidang tersebut sama dengan hasil perhitungan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang sudah mengumumkan Idul Adha jatuh pada 12 September.

Muhammadiyah sudah mengumumkan hasil itu jauh hari sebelum Ramadhan atau puasa tahun ini berlangsung karena menggunakan metode berbeda dengan pemerintah.

Cecep Nurwendaya mensyukuri posisi bulan sabit baru/hilal yang berada dalam posisi negatif atau di bawah ufuk. Dengan begitu, terdapat kesamaan awal bulan Dzulhijah, Puasa Arafah, dan Idul Adha antara pemerintah dan Muhammadiyah. 

--- Very Herdiman

Komentar