Breaking News
  • Banjir landa 21 kelurahan di Tebing Tinggi
  • Imigrasi Ngurah Rai beri "exit pass" seminggu bagi wisman
  • Jokowi: Kawasan GBK Harus Jadi Ruang Publik Bagi Masyarakat
  • PVMBG: gas SO2 Gunung Agung menurun
  • Sebanyak 50 ton ikan Danau Maninjau mati

PARIWISATA Menteri Pariwisata: Tour de Flores akan Hasilkan Dampak Luar Biasa 05 Jul 2017 23:40

Article image
Menpar meresmikan Tour de Flores 2017. (Foto: ANTARA)
Tour de Flores diharapkan akan menghasilkan banyak turis repeater, atau turis yang datang untuk kedua kalinya.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Menteri Pariwisata, Arif Yahya, resmi membuka event balap sepeda Tour de Flores yang rencananya akan diadakan pada 14-19 Juli mendatang. Rangkaian Tour de Flores yang kedua ini akan menempuh rute sepanjang 808 kilometer.

"Tour de Flores kali ini kombinasi acaranya akan lebih banyak. Ditambah lagi, efek dari media value yang akan dihasilkan. Luar biasa," ungkap Arif Yahya di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (5/7).

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ditunjukkan melalui tagar #pesonaTourdeFlores yang hingga hari ini masih menjadi trending topic. Event Tour de Flores ini, kata Arif lagi, memang tidak menargetkan keuntungan langsung, tetapi ke depannya akan menjadi promosi yang baik untuk Flores.

"Lalu saya bilang, saya menetapkan dukungan Kemenpar hanya untuk media. Jadi, caranya gini, kelak untuk Tour de Flores 3, Anda bisa jual ini ke sponsor kalau media value-nya tinggi. Nanti kita bilang, kalau Anda mensponsori event ini maka produk Anda akan di-cover sekian banyak media massa," ujar Arif memberikan masukan.

Arif juga berharap Tour de Flores akan menghasilkan banyak turis repeater, atau turis yang datang untuk kedua kalinya. Ia mengungkapkan, biasanya, untuk setiap event sport, ada sekitar 60 persen pengunjung repeater.

"Memang tidak langsung kembali dalam waktu cepat, tapi pasti akan kembali lagi sebagai repeater," tambahnya.

Untuk pra-event, pihak penyelenggara Tour de Flores mengajak seluruh warga Flores memasukkan Kopi Flores ke dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). Ia meminta masyarakat untuk meminum kopi secara serentak pada Rabu (12/7) mendatang pukul 14.00 WITA.

"Satu juta manusia minum kopi. Dan MURI menuntut ada data, dan kita mendata. Kita semua mencatatkan sejuta cangkir flores untuk MURI," pungkasnya.

Meski begitu, bukannya Tour de Flores tahun ini lancar-lancar saja. Event ini juga menuai pro dan kontra dari masyarakat. Bahkan, sempat muncul ajakan di sosial media untuk memboikot ajang internasional ini.

"Setelah kami telusuri, ternyata itu robot. Jadi semacam buzzer yang berusaha untuk memboikot acara ini," ungkap Chairman Tour de Flores, Primus Dorimulu.

Arif lantas menyebutkan bahwa penolakan tersebut mungkin saja disebabkan oleh kurangnya pemahaman mengenai keuntungan yang diberikan Tour de Flores bagi lingkungan. Menurutnya, banyak yang menganggap anggaran untuk Tour de Flores lebih baik dibagikan langsung kepada masyarakat.

"Mungkin setelah saya jelaskan tadi akan bisa mengerti bahwa value tertinggi dari Tour de Flores ada di media value-nya,” ungkap Arif.

Ia juga mengatakan, direct impact dari Tour de Flores bisa jadi hanya sekitar 10 persen, sedangkan sisanya merupakan media value.

Berdasarkan pernyataan Wakil Gubernur NTT, Benny Litelnoni, hanya ada satu bupati yang menolak adanya Tour de Flores. Namun, sisanya menyambut antusias karena dianggap bisa menggerakkan pariwisata di Flores.

--- Sandy Romualdus

Komentar