Breaking News
  • Defisit Lebih Rendah Dari Proyeksi APBN-P 2017
  • Menkeu: investasi tumbuh karena kepercayaan pelaku usaha
  • Penerimaan Bea Cukai hingga November Rp130,1 triliun
  • Presiden Jokowi setuju pendiri HMI jadi Pahlawan Nasional

KULINER Menu Khas Malaysia di Mall Festive Walk Karawang 10 Mar 2016 16:24

Article image
Mall Festive Walk Karawang. (Foto: ist)
Di Mall Festive Walk, tersedia berbagai macam masakan nasi lemak, di antaranya nasi lemak kari kambing dan nasi lemak rendang ayam.

KARAWANG, IndonesiaSatu.co -- Tidak banyak orang mengenal menu khas negeri jiran Malaysia. Tapi di Mall Festive Walk Karawang, pusat belanja dan kuliner kompleks Galuh Mas milik pengusaha Amin Supriyadi ini kita bisa menemukan makanan dengan cita rasa Malaysia. Salah satu menu yang layak untuk dicoba adalah nasi lemak atau yang mirip dengan nasi uduk. Sebagaimana nasi uduk, nasi lemak juga disajikan dengan kuah santan sehingga terasa gurih di lidah.

Nasi lemak adalah salah satu menu yang sayang sekali untuk dilewatkan. Di Mall Festive Walk, tersedia berbagai macam masakan nasi lemak, di antaranya nasi lemak kari kambing dan nasi lemak rendang ayam. Dibandingkan dengan harganya, maka nasi lemak yang dijual di kompleks Galuh Mas ini tergolong bertarif murah-meriah.

Harga yang ditawarkan berkisar Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu per porsi. Restoran ini juga menyediakan mi laksa. Menu nasi lemak disajikan juga menggunakan kuah santan dan sensasi pedasnya begitu terasa seperti kari.

Menurut Supervisor Resto Tea Garden, Gempar Siregar, bumbu yang digunakan dalam menu nasi lemak yakni bumbu tompyam yang merupakan perpaduan rempah asal Malaysia dan Indonesia. Keistimewaan lain dari nasi lemak yakni pilihan variasi menunya. Pilihan rasa yang ditawarkan di antaranya nasi lemak pedas yang meliputi nasih tompyam, sup tompyam, mi tompyam seafood, dan lain-lain.

Restoran tersebut tidak saja menampilkan makanan, tetapi juga minumannya. Minuman yang boleh disebut sebagai teh ini disebut teh tarik. “Yang menjadi kekhasan Malaysia adalah teh tarik. Kedengarannya seperti minuman biasa. Namun teh tarik Tea Garden terbuat dari campuran teh dan susu yang bahan bakunya diimpor dari kota Hainan, Malaysia.

Tea Garden tak hanya dikenal dengan sensasi menunya. Restoran ini popular sebagai penyedia ratusan menuh. Tea Garden pernah masuk Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai resto dengan jumlah menuh paling banyak yang menyajikan 488 menu.

 

--- Simon Leya

Komentar