Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

INTERNASIONAL Mobil Tabrak Kerumunan Warga di China, 9 Tewas dan 46 Luka-Luka 13 Sep 2018 14:57

Article image
Lokasi tabrakan mobil di alun-alun Hengdong, China. (Foto: AFP)
Polisi mengatakan, pelaku telah ditahan dan diketahui pernah melakukan berbagai tindak kriminal serta berulang kali dipenjara.

HENGDONG, IndonesiaSatu.co Sedikitnya sembilan orang tewas dan 46 lainnya luka-luka setelah sebuah mobil menabrak kerumunan orang yang berkumpul di alun-alun Hengdong, Provinsi Hunan, China, Rabu (12/9/2018) malam waktu setempat.

Seperti dilansir Huffingtonpost .de, Kamis (13/9/2018), jumlah korban tewas bisa bertambah karena tiga korban luka-luka dikabarkan dalam keadaan kritis. Ketiganya langsung dilarikan ke rumah sakit pasca insiden tabrakan maut itu.

Aparat kepolisian setempat berhasil mengamankan pengemudi mobil, yakni seorang pria berusia 54 tahun yang diidentifikasi bermarga Yang.

Polisi mengatakan, pria asal Hengdong itu tidak memiliki pekerjaan dan pernah melakukan berbagai tindak kriminal serta berulang kali dipenjara.

Pada Oktober 1992 Yang divonis hukuman dua tahun penjara oleh Pengadilan Hengdong karena kejahatan melukai dengan disengaja.

Ia kembali dipenjara pada 2001 selama tiga tahun karena kasus narkoba.

Untuk ketiga kalinya, pada Oktober 2005, ia kembali dijebloskan ke penjara selama sembilan bulan tiga hari setelah terlibat dalam perkelahian publik dan menolak untuk ditahan.

Pada tahun 2006 Yang dijatuhi hukuman percobaan selama satu tahun karena didakwa bersalah dalam sebuah peristiwa kebakaran.

Aksi kriminalnya berlanjut pada 2009 berupa pemerasan dengan vonis hukum selama enam bulan.

Terakhir, ia dijatuhi vonis enam bulan penjara pada Januari 2018 menyusul insiden perkelahian.

Belum diketahui motif Yang dalam aksi menabrakkan mobilnya ke kerumunan warga di alun-alun Hengdong.

--- Rikard Mosa Dhae