Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

BOLA Musim Perdana di PSG, Neymar Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Prancis 17 May 2018 14:45

Article image
Penyerang PSG, Neymar saat menerima penghargaan Pemain Terbaik Liga Prancis (Foto: Ist)
"Saya sangat tersentuh dan amat gembira dengan musim kami. Penghargaan ini merupakan sebuah kebanggaan. Tanpa rekan-rekan satu tim, saya takkan bisa mendapatkan penghargaan ini," ujar Neymar.

PARIS, IndonesiaSatu.co-- Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar meraih penghargaan Pemain Terbaik Liga Prancis musim ini setelah menggunguli dua rekan setimnya.

Penghargaan itu diraih Neymar yang menjalani musim pertamanya di Prancis bersama PSG, kendatipun sudah absen bermain selama tiga bulan terakhir akibat dibekap cedera.

Pemain internasional Brasil berusia 26 tahun tersebut sukses mengungguli Edinson Cavani, top skorer Ligue 1 dengan 28 gol yang juga pemenang musim lalu, dan Kylian Mbappe. Keduanya merupakan rekan setim Neymar di PSG.

"Saya sangat tersentuh dan amat gembira dengan musim kami. Penghargaan ini merupakan sebuah kebanggaan. Tanpa rekan-rekan satu tim, saya takkan bisa mendapatkan penghargaan ini," ujar pesepakbola yang musim panas lalu direkrut PSG dari Barcelona dengan nilai transfer pemecah rekor dunia seperti dikutip AFP, Selasa (15/5/18).

Musim ini Neymar ikut membantu PSG menyapu bersih gelar domestik. Transfermarkt menyebut Neymar membuat 28 gol dan 19 assist dari total 30 penampilan di seluruh ajang musim ini. Di pentas Ligue 1, Neymar mencetak 19 gol dan 15 assist dari 20 laga yang dilakoni.

"Di setiap klub, Anda tahu apa peran yang Anda mainkan dan apa peran yang Anda berikan ke anggota tim. Menurut saya, di PSG pemimpinnya adalah Neymar karena dia sedang berproses ke sana. Neymar datang ke PSG untuk jadi seorang pemimpin, untuk menghadapi proses yang dibutuhkan demi menjadi nomor satu dunia. Itu adalah proses yang masih butuh sedikit waktu untuk diperkuat," imbuh Unai Emery.

--- Guche Montero

Komentar