Breaking News
  • 12 parpol lama lolos verifikasi faktual
  • 150 ton bahan narkoba asal China gagal masuk ke Indonesia
  • Eropa murka, siap jawab tantangan perang dagang Donald Trump
  • KM Pinang Jaya tenggelam di Laut Jawa akibat cuaca buruk
  • Presiden Jokowi masih pertimbangan Plt Gubernur dari Polri

PARIWISATA Naik 21,84%, Jumlah Kunjungan Wisman ke Indonesia Sudah Capai 12,68 Juta 03 Jan 2018 05:00

Article image
Kunjungan Wisman ke Indonesia meningkat. (Foto: Ist)
Dari 1,06 juta kunjungan wisman yang datang ke Indonesia selama November 2017 diantaranya dilakukan wisman berkebangsaan Tionghoa 13,36 persen, Singapura 12,25 persen, Malaysia 11,30 persen, Australia 7,81 persen, dan India 3,77 persen.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Hingga bulan November 2017, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia telah mencapai 12,68 juta. Jumlah ini mengalami kenaikan 21,84% dibanding periode yang sama tahun lalu, yang mencapai 10,41 juta kunjungan.

Kepala Badan Pusat Statitistik (BPS) Suhariyanto menjelaskan, jumlah kunjungan wisman ini terdiri atas wisman yang berkunjung melalui 19 pintu utama sebanyak 10,88 juta kunjungan dan wisman yang berkunjung di luar 19 pintu utama sebanyak 1,80 juta kunjungan.

“Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada November 2017 mencapai 1,06 juta kunjungan, mengalami kenaikan sebesar 5,86 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada November 2016 yang berjumlah 1,00 juta kunjungan. Sementara itu, jika dibandingkan dengan Oktober 2017, jumlah kunjungan wisman November 2017 mengalami penurunan sebesar 8,42 persen,” kata Suhariyanto kepada wartawan di kantor BPS Pusat, Jakarta, Selasa (2/1/2017) siang.

Dari 1,06 juta kunjungan wisman yang datang ke Indonesia selama November 2017, menurut Kepala BPS, diantaranya dilakukan wisman berkebangsaan Tionghoa 13,36  persen, Singapura 12,25 persen, Malaysia 11,30 persen, Australia 7,81 persen, dan India 3,77 persen.

Mengenai penurunan jumlah kunjungan wisman pada November 2017 dibandingkan dengan Oktober 2017, Kepala BPS Suhariyanto mengemukakan, penurunan ini terjadi di delapan   pintu masuk utama dengan persentase penurunan paling besar terjadi di Bandara Ngurah Rai, Bali yaitu sebesar 22,55 persen, dan penurunan paling kecil terjadi di Pelabuhan Tanjung Pinang, Kepulauan Riau yaitu  sebesar 0,67 persen.

“Kenaikan kunjungan wisman regular tercatat di beberapa pintu masuk utama dengan  persentase kenaikan paling tinggi terjadi di Pelabuhan Tanjung  Priok, DKI Jakarta sebesar 32,28 persen dan kenaikan paling kecil terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, Banten sebesar 0,74 persen,” pungkasnya. 

--- Redem Kono

Komentar