Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

AGAMA Ngunduh Mantu, Presiden Jokowi: Terima Kasih Medan, Maaf Banyak Terganggu 27 Nov 2017 08:53

Article image
Presiden RI Joko Widodo. (Foto: Humas Setpres)
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang merasa terganggu dengan ketidaknyamanan dalam tahapan acara.

MEDAN, IndonesiaSatu.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh masyarakat Indonesia dalam prosesi ‘Ngunduh Mantu’ pernikahan putri kandungnya Kahiyang Ayu Siregar dengan Muhammad Bobby Afif Nasution di Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara.

Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Negara usai mengikuti resepsi yang sekaligus menjadi puncak acara ‘Ngunduh Mantu’ Kahiyang dan Bobby, Minggu, (26/11/2011), di Perumahan Bumi Hijau Regency, Taman Setia Budi Indah, Kota Medan.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Sumatra Utara khususnya Medan dan umumnya seluruh masyarakat Indonesia yang telah memberikan dukungan bagi terselenggaranya resepsi pernikahan maupun rangkaian ritual adat yang ada di Medan ini,” ujar Presiden kepada para jurnalis.

Meski demikian, Presiden menyadari jika acara tersebut menimbulkan ketidaknyamanan sejumlah pihak. Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang merasa terganggu dengan ketidaknyamanan tersebut.

“Banyak yang terganggu kami sekeluarga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” ungkap Presiden.

Di sisi lain, Presiden merasa lega dan tenang mengingat seluruh prosesi adat dan resepsi pernikahan telah berjalan dengan lancar. Sehingga ia pun bisa segera kembali melaksanakan tugasnya sebagai Kepala Negara.

“Saya kira ini sudah selesai semuanya. Alhamdulillah tinggal kerja,” pungkasnya. 

--- Redem Kono

Komentar