Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

REGIONAL NTT Kembali Terima Jenazah TKI 08 Jul 2018 12:33

Article image
Foto: Ilustrasi penyelundupan TKI
"Dari semua TKI, hanya satu yang memiliki dokumen resmi sementara yang lainnya tidak memiliki dokumen resmi dalam proses keberangkatannya. Tahun ini sudah ada 51 korban TKI asal NTT yang meninggal di luar negeri," ungkap Siwa.

KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Tiga jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur ( NTT) yang menjadi korban tabrakan speedboat di perairan perbatasan Malaysia-Pulau Sebatik, Rabu (4/7/18) tiba di Bandara El Tari Kupang untuk selanjutnya diantar ke kampung halaman di Flotim.

Pelaksana Tugas Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja (BP3TKI), Siwa mengatakan bahwa ketiga TKI yang menjadi korban tersebut yakni Maria Goreti Barek Beguir, Agustina Jawa Kelen, dan Viani Mukin.

"Jenazah tiga TKI itu diterbangkan ke kampung halamannya secara terpisah setelah tiba di Bandara El Tari Kupang. Satu jenazah tiba di Kupang pada Selasa (3/7/) lalu diterbangkan ke Maumere, Kabupaten Sikka dan selanjutnya melalui perjalanan darat ke Flotim,” ungkap Siwa.

Ia menerangkan bahwa dua jenazah lainnya diterbangkan Rabu (4/7) dari Denpasar ke Maumere dan selanjutnya ke Flotim.

"Ketiga jenazah tersebut akan diberangkatkan ke kampung halamannya di Flotim. Tim dari BP3TKI Kupang telah berada di Larantuka dan Maumere untuk koordinasi dan pengantaran jenazah.

Diberitakan sebelumnya, sebuah speedboat yang mengangkut para TKI dari Malaysia bertabrakan dengan sesama speedboat di perbatasan Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan.

Data dari Kantor pencarian dan Pertolongan Kabupaten Nunukan, sebanyak 6 penumpang ditemukan meninggal, 14 penumpang selamat dan 3 penumpang lainnya belum ditemukan.

Selain jenazah korban kecelakaan speedboat, dua jenazah TKI asal NTT masing-masing atas nama Yohanes Baba (32 tahun), warga Desa Boronubaen Timur, kecamatan Biboku Utara, kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Barnabas padi (50 tahun) warga desa Rapowawo, kecamatan Nagapanda, kabupaten Ende, juga tiba di Bandara El Tari Kupang pada Jumat (6/7/18).

"Dari semua TKI, hanya satu yang memiliki dokumen resmi sementara yang lainnya tidak memiliki dokumen resmi dalam proses keberangkatannya. Tahun ini sudah ada 51 korban TKI asal NTT yang meninggal di luar negeri," ungkap Siwa.


--- Guche Montero

Komentar