Breaking News
  • BI: penurunan suku bunga mendorong intermediasi perbankan
  • BI: penurunan suku bunga sudah perhitungkan FFR
  • Perusahaan China bidik sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia
  • Petambak Lombok berpenghasilan Rp20 juta per bulan
  • Tiga BUMN kembangkan pelabuhan dukung Tol Laut

KEUANGAN Optimalisasi SDM, OJK Lakukan Rotasi Pejabat 05 Sep 2017 10:42

Article image
Pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan OJK. (Foto: ist)
“Pergantian unsur pimpinan seperti yang dilakukan hari ini merupakan bagian dari proses optimalisasi, pengembangan dan penyegaran sumber daya manusia OJK…”

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Setelah melakukan perubahan organisasi sebagai kelanjutan program efisiensi dan efektifitas lembaga, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali melakukan pergantian sejumlah pejabat baik di Kantor Pusat maupun di Kantor Regional dan Daerah.

“Pergantian unsur pimpinan seperti yang dilakukan hari ini merupakan bagian dari proses optimalisasi, pengembangan dan penyegaran sumber daya manusia OJK sebagai upaya membangun OJK menjadi lembaga yang dapat menjawab berbagai harapan dan tuntutan stakeholders terhadap keberadaan OJK,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso saat menyampaikan sambutan dalam pelantikan sejumlah pejabat OJK di Kantor OJK Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Senin (4/9/2017).

Menurutnya, OJK sebagai otoritas sektor jasa keuangan harus mampu merespon dinamika perubahan yang terjadi serta menjawab harapan Pemerintah dan masyarakat agar OJK berperan lebih efektif dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong peran industri jasa keuangan dalam membiayai gerak roda pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan tingkat ketimpangan.

Namun, di sisi lainnya, OJK dihadapkan pada berbagai keterbatasan, baik keterbatasan infrastruktur kerja, jumlah sumberdaya manusia maupun ketersediaan anggaran. Untuk mengatasi hal itu, Anggota Dewan Komisioner telah mengambil beberapa kebijakan umum.

“Kita lakukan fine tune organisasi dan rotasi pegawai agar dapat mengoptimalkan penggunaan resources yang ada dan menciptakan proses keputusan yang lebih cepat dan kualitas hasil kerja yang dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi. Rotasi ini merupakan salah satu strategi untuk memberikan tantangan bagi pegawai yang sudah cukup teruji di posisi tertentu dengan rata-rata sudah di posisi tersebut tiga tahun ke atas,” kata Wimboh.

OJK juga mengoptimalisasi SDM yang mempunyai potensi dan berpengalaman untuk ikut bersama Anggota Dewan Komisioner berpikir dan mencari jalan keluar atas permasalahan-permasalahan strategis yang dihadapi oleh OJK saat ini dan ke depan.

Re-focusing organisasi untuk memberikan fleksibilitas sehingga pegawai-pegawai yang memiliki potensi yang besar dan pengalaman yang luas untuk dapat ikut secara lebih fleksible dalam mengaktualisasi dirinya dalam mencari terobosan atas berbagai tantangan OJK ke depan, yaitu dengan membentuk Strategic Committee & Pusat Riset yang langsung bertanggung jawab kepada Anggota Dewan Komisioner,” paparnya.

OJK, lanjut Wimboh, juta memberikan kesempatan pegawai yang berpotensi untuk memiliki pengalaman di bidang yang baru dan belajar menghadapi berbagai masalah yang lebih kompleks. OJK juga melakukan efisiensi dalam penggunaan anggaran. Hasil dari efisiensi anggaran ini akan diarahkan untuk membiayai kegiatan yang lebih strategis dan memperkuat core function OJK.

Adapun perubahan jabatan yang dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Anggar B. Nuraini menjadi Deputi Komisioner Pengawas IKNB I
  2. Sarjito menjadi Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen
  3. Slamet Edy Purnomo menjadi Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III
  4. Moch. Ihsanuddin menjadi Plt. Deputi Komisioner Pengawas IKNB II
  5. Teguh Supangkat menjadi Plt. Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV
  6. Irwan Lubis menjadi Advisor Senior pada Strategic Committee dan Pusat Riset
  7. Edy Setiadi menjadi Advisor Senior pada Strategic Committee dan Pusat Riset
  8. Dumoly F. Pardede menjadi Advisor Senior pada Strategic Committee dan Pusat Riset
  9. Agus Sugiarto menjadi Advisor pada Strategis Committee dan Pusat Riset
  10. Ahmad Buchori menjadi Advisor pada Strategis Committee dan Pusat Riset
  11. Darul Dimasqy Kramawiredja Advisor pada Strategis Committee dan Pusat Riset
  12. Ahmad Berlian menjadi Kepala Departemen Perizinan dan Informasi Perbankan
  13. I.B. Aditya Jayaantara menjadi Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 1A
  14. Sondang Martha Samosir menjadi Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan
  15. Widyo Gunadi menjadi Kepala Departemen Organisasi dan Sumber Daya Manusia
  16. Anung Herlianto EC menjadi Plt. Kepala Departemen Pengawasan Bank 3
  17. Bambang W. Budiawan menjadi Plt. Kepala Departemen Pengawas IKNB 2B
  18. Gonthor Ryantori Aziz menjadi Kepala Grup Penelitian, Pengaturan, dan Pengembangan Pengawasan Terintegrasi
  19. Agus Priyanto menjadi Advisor pada Departemen Pengendalian Kualitas Pengawas Perbankan Kelompok Panelis
  20. Yudi Permana menjadi Advisor pada Departemen Pengendalian Kualitas Pengawasan Perbankan Kelompok Panelis
  21. Adnan Djuanda menjadi Advisor pada Departemen Organisasi dan Sumber Daya Manusia
  22. Sukamto menjadi Koordinator Pengawasan LJK Wilayah Barat (DKB IV)
  23. Bambang Kiswono menjadi Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta
  24. Haryanto menjadi Kepala OJK Regional 9 Kalimantan
  25. Heru Cahyono menjadi Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur
  26. Zulmi menjadi Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku dan Papua
  27. Hizbullah menjadi Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara

--- Sandy Romualdus

Komentar