Breaking News
  • Bekasi siapkan 1000 polisi kawal buruh pada May Day
  • Bupati Mojokerto ditetapkan tersangka suap dan gratifikasi
  • Evakuasi pesawat Lion belum selesai, bandara Gorontalo masih ditutup
  • INKA Mulai Kirim "LRT" ke Sumatera Selatan
  • Jokowi Akan Jajaki Ruas Jalan Trans Papua-Papua Barat

CSR P&G dan Wahana Visi Indonesia Bantu Pemulihan Korban Gunung Agung 13 Feb 2018 15:06

Article image
Procter & Gamble (P&G) dan Wahana Visi Indonesia (WVI) bekerjasama untuk bantu fase pemulihan para korban bencana alam letusan Gunung Berapi Agung, Bali. (Foto: ist)
Melalui kerjasama strategis dengan WVI, P&G bertujuan ingin meningkatkan akses terhadap kebutuhan dasar para korban pasca bencana letusan gunung berapi, dengan mendonasikan paket bantuan produk brand P&G, seperti Vicks, Oral-B, Rejoice dan Head & Shoulde

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Procter & Gamble (P&G) dan Wahana Visi Indonesia (WVI) bekerjasama untuk bantu fase pemulihan para korban bencana alam letusan Gunung Berapi Agung, di Kabupaten Karangasem, Bali. Untuk menandakan kerjasama ini, P&G secara simbolis menyerahkan paket bantuan kepada WVI, di Kantor Pusat P&G, Jakarta, awal Januari 2018 lalu.

Melalui kerjasama strategis dengan WVI, P&G bertujuan ingin meningkatkan akses terhadap kebutuhan dasar para korban pasca bencana letusan gunung berapi, dengan mendonasikan paket bantuan produk brand P&G, seperti Vicks, Oral-B, Rejoice dan Head & Shoulders.

“Kami sangat peduli dengan kondisi masyarakat di tempat kami tinggal dan bekerja. Sudah menjadi komitmen kami pula untuk melakukan respon cepat tanggap melalui brand dan sumber daya manusia kami dimanapun kami berada, sebagaimana ketika kami mendengar kondisi masyarakat di Bali, terutama di wilayah Karangasem, Klungkung dan sekitarnya, yang menjadi korban bencana letusan Gunung Berapi Agung. Dalam kesempatan ini, kami memberikan bantuan donasi berupa paket produk-produk P&G yang telah menjadi bagian dari aktivitas dan kehidupan sehari-hari mereka,” ungkap Madhusudan Gopalan, Presiden Direktur PT Procter & Gambel Home Products Indonesia.

Paket donasi produk P&G didistribusikan melalui dukungan dari tim respon tanggap National Disaster Management Team (NDMT) WVI, yang telah beroperasi di Bali sejak September 2017 lalu. Dalamnya keterikatan antara produk-produk P&G dengan masyarakat Indonesia, dukungan ini diharapkan menjadi sangat penting bagi para korban bencana – untuk membantu mereka menunjang kebutuhan dan aktivitas sehari-hari, serta meningkatkan kualitas kesehatan mereka.

“Berdasarkan pantauan dari aktivitas terkini yang kami lakukan di wilayah terdampak bencana, kami melihat kondisi para korban berangsur-angsur semakin pulih dengan dukungan yang kita berikan, kami turut merasakan semangat mereka yang besar untuk membangun kembali kehidupan di sana. Wahana Visi Indonesia sangat senang dapat bekerjasama dengan P&G Indonesia, sebagai salah satu mitra strategis kami – untuk membantu menyediakan kebutuhan dasar bagi para korban bencana. Kami berharap kontribusi kecil ini dapat menjadi sebuah dukungan berarti bagi mereka – dimana kami pun memiliki visi yang sama dengan P&G, yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” ujar Doseba Tua Sinay, CEO & National Director Wahana Visi Indonesia.

Gunung Berapi Agung setinggi 3.031 meter ini berlokasi di Kabupaten Karangasem, sekitar 72 kilometer arah timur-laut dari wilayah tujuan pariwisata terkenal di Bali, Kuta. Peningkatan aktivitas Gunung Berapi Agung yang tak henti sejak 10 Agustus 2017, menyebabkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologis (PVMBG) meningkatkan status siaga pada 22 September lalu, dari level tiga (Siaga oranye/Siap meletus) ke level empat (Siaga merah/Bahaya), sebagai tingkatan status tertinggi di bencana letusan gunung berapi.

Hingga kini, PVMBG telah menyatakan Gunung Berapi Agung berada di status awas. Meski demikian, kondisi di Bali dan sejumlah titik di sekitar wilayah Gunung Agung sudah dinyatakan cukup kondusif dan hanya tersisa sekitar 19.682 warga (dari yang sebelumnya berjumlah sekitar 40.000 warga) yang terdampak bencana masih menempati 181 titik evakuasi yang tersebar di sembilan kabupaten. Sebagian warga kini telah kembali ke tempat tinggal mereka yang berada di sekitaran lokasi gunung berapi.

“Melalui sumber daya manusia kami, produk dan para mitra, kami yakin dapat menciptakan perubahan berarti di tengah-tengah saat krisis. Kami juga berharap dapat membantu seluruh masyarakat yang hidupnya terdampak bencana dengan memberikan pasokan kebutuhan pokok sehari-hari,” tutup Madhusudan Gopalan.

--- Sandy Romualdus

Komentar