Breaking News

REGIONAL Paket IE RAI Siap Kembangkan Minuman Khas Sabu Raijua "Hopi Hawu" 12 Oct 2020 12:02

Article image
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua Nomor Urut 2, Drs. Orient P. Riwu Kore dan Ir. Tobias Uly, M.Si (Paket IE RAI)saat melakukan kampanye di Desa Raemude. (Foto: VoxNtt.com)
Dengan dikelola secara baik, kata Ama Riko, dengan sendirinya akan menambah pendapatan masyarakat serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sabu Raijua ke depan.

SEBA, IndonesiaSatu.co-- Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua Nomor Urut 2, Drs. Orient P. Riwu Kore dan Ir. Tobias Uly, M.Si (Paket IE RAI) berkomitmen untuk mengembangkan potensi sopi (hopi) Sabu Raijua menjadi minuman khas yang memiliki nilai jual tinggi.

"Di Sabu Raijua, ada potensi yang sangat luar biasa. Jika Pemprov mengembangkan Sopia, di Sabu ada Hopi (Sopi)," ujar Orient P. Riwu Kore saat melakukan kampanye di Desa Raemude, Sabtu (3/10/2020) lalu seperti dilansir VoxNtt.com

Menurut Orient, jika pemerintah daerah membantu mengembangkan dengan baik, maka potensi Sopi Sabu sangat menjanjikan.

Ia berjanji jika dipercayakan oleh masyarakat memimpin Sarai lima tahun ke depan, maka salah satu fokus program Paket IE RAI yakni menjadikan minuman lokal Sabu menjadi minuman khas dengan kemasan berlabel pasar global.

"Kita akan siapkan sebuah koperasi di Sabu untuk membeli semua hasil dari bapak-mama semua di Sabu; misalnya sopi agar bisa dikelola secara baik," ujar Ama Riko-sapaan akrab Orient.

Dengan dikelola secara baik, kata Ama Riko, dengan sendirinya akan menambah pendapatan masyarakat serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sabu Raijua ke depan.

Pengembangan Ternak

Selain mengembangkan minuman lokal, paket IE RAI juga memiliki strategi untuk mengembangkan ternak di Sabu Raijua.

“Ternak merupakan satu potensi yang harus terus dikembangkan; bukan hanya sekadar untuk konsumsi sehari-hari atau untuk kebutuhan adat-istiadat, tetapi dapat meningkatkan ekonomi masyarakat," ungkap Orient.

Orient menilai, meski dengan karakter daerah Sabu yang dikenal tandus dan kering, namun masyarakat setempat masih bisa beternak sapi, kerbau dan kuda.

"Saya melihat ada banyak kambing di sini. Kita akan kelola secara baik agar potensi peternakan di desa Rae Mude bisa membantu meningkatkan ekonomi masyarakat," komit Orient.

--- Guche Montero

Komentar