Pangdam Jaya: Yang Ganggu Keutuhan NKRI jangan Coba-Coba di Jakarta, Saya Hajar
Breaking News

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: detail/index.php

Line Number: 6

Pangdam Jaya: Yang Ganggu Keutuhan NKRI jangan Coba-Coba di Jakarta, Saya Hajar 18 Nov 2020 14:08

Article image
Panglima Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Dudung Abdurachman. (Foto: JawaPos.com)
Panglima Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Dudung Abdurachman menegaskan, TNI sangat siap dalam menghadapi berbagai ancaman yang ada di seluruh Indonesia, termasuk di Ibukota Jakarta.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Panglima Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Dudung Abdurachman angkat bicara sehubungan dengan situasi keamanan di Ibu Kota Jakarta.

Menyikapi keramaian dan kerumuman massa di beberapa titik Ibu Kota beberapa hari terakhir ini,  Pangdam menegaskan bahwa situasi keamanan relatif terkendali.

Pangdam mengatakan ini ketika berkunjung ke kantor redaksi TvOne di Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa (17/ /2020).

Dia menegaskan, TNI sangat siap dalam menghadapi berbagai ancaman yang ada di seluruh Indonesia, termasuk di Ibukota Jakarta.

Lebih jauh ia katakan, terkait dengan kerumunan massa di acara Maulid Nabi Muhammad dan pernikahan putri Rizieq Shihab, itu merupakan ranah pemerintah daerah sebagai penanggung jawab atau Komandan Satgas Covid-19 di DKI Jakarta. 

"Untuk pengamanan ada level Satpol PP, jika tidak bisa diatasi maka meminta bantuan ke kepolisian. Jika semua itu tidak bisa, barulah TNI diperbantukan," kata Pangdam Jaya seperti dilansir VIVA.co.id.

"Tugas TNI besar sangat. HRS itu bukan musuh TNI, rakyat biasa," tegasnya.

Kendati demikian, lanjut Pangdam, jika kelompok Rizieq Shihab bergerak dan mengarah pada perpecahan persatuan dan kesatuan bangsa, maka dirinya tidak akan pernah memberikan toleransi pada kelompok mana pun, termasuk para simpatisan ormas FPI.

"Yang mengganggu persatuan keutuhan NKRI jangan coba-coba di Jakarta, saya hajar itu," tegasnya.

--- Simon Leya

Komentar