Breaking News
  • Banjir landa 21 kelurahan di Tebing Tinggi
  • Imigrasi Ngurah Rai beri "exit pass" seminggu bagi wisman
  • Jokowi: Kawasan GBK Harus Jadi Ruang Publik Bagi Masyarakat
  • PVMBG: gas SO2 Gunung Agung menurun
  • Sebanyak 50 ton ikan Danau Maninjau mati

HANKAM Panglima Gatot: Sosok Pengganti Saya Hak Prerogatif Presiden 30 Nov 2017 09:10

Article image
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. (Foto: Ist)
Menurut Gatot, pergantian Panglima TNI sudah diatur. Setiap Panglima TNI, kata dia, merupakan eks kepala staf.

BANDUNG, IndonesiaSatu.co -- Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menanggapi pertanyaan wartawan tentang sosok penggantinya. Ia mengatakan sampai saat ini belum mengetahui siapa sosok penggantinya.

Namun, Jenderal Gatot mengaku telah menyerahkan sepenuhnya sosok penggantinya sebagai Panglima TNI kepada Presiden Joko Widodo. Presiden memiliki hak prerogatif tersendiri untuk memilih Panglima TNI yang tepat.

"Itu hak prerogatif Presiden. Presiden lebih tahu, Presiden perlu pembantu Panglima TNI sesuai ancaman dan tantangan ke depan. Nggak ada yang lebih tahu dari Presiden, toh Presiden yang menggunakan, kok," ucap Gatot saat ditemui di Secapa AD, Jalan Hegarmanah, Kota Bandung, Rabu (29/11/2017).

Menurut Gatot, pergantian Panglima TNI sudah diatur. Setiap Panglima TNI, kata dia, merupakan eks kepala staf.

"Yang jadi Panglima TNI itu saya pastikan pernah menjabat kepala staf angkatan," kata dia.

Bergantinya Panglima TNI, sambung Gatot, tidak akan mengganggu program kerja yang selama ini sudah dirancang. Sebab, para calon, yang merupakan eks kepala staf, sudah satu visi dan misi seperti yang selama ini ia jalani sebagai Panglima.

"Pasti tahu visi dan misi saya, karena visi-misi bukan visi-misi Gatot, tapi TNI. Itu tercatat semuanya. Jadi, kalau diajarin, pasti jalan semua, tuh," katanya.

Seperti diketahui, Jenderal Gatot akan memasuki masa pensiun pada Maret 2018. Jokowi akan mengirim nama pengganti Jenderal Gatot ke DPR. 

--- Redem Kono

Komentar