Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

KEUANGAN Para Taipan Ramai-Ramai Tukar Dolar ke Rupiah 15 Oct 2018 15:06

Article image
Chairman and Chief Executive Mayapada Group Dato Sri Tahir. (Foto: Tempo.co)
Dato Sri Tahir optimis dengan ekonomi di Indonesia di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), karena selama empat tahun ini cukup bagus sekali stabil dan baik.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co Para taipan Indonesia ramai-ramai menukarkan dolar dengan rupiah. Hari ini, miliarder dan pengusaha sukses di Indonesia Dato Sri Tahir menukarkan dolarnya ke rupiah lewat Bank Indonesia.

Sebelumnya, banyak pengusaha juga menukarkan dolar ke rupiah. Salah satunya Garibaldi Thohir alias Boy Thohir melalui PT Adaro Indonesia.

Dato Sri Tahir menukarkan USD 93 juta dan 55 juta dolar Singapura dengan ekuivalen Rp 2 triliun.

"Sebagai warga negara Indonesia yang baik, maka saya melakukan penukaran dolar ke Rupiah. Dan juga untuk penguatan nilai tukar Rupiah," kata Tahir di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (15/10/2018).

Pengusaha kelahiran Surabaya tersebut menjelaskan bahwa dirinya optimis dengan ekonomi di Indonesia di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), karena selama empat tahun ini cukup bagus sekali stabil dan baik.

"Invesment dan oppturtunity juga kondusif dan banyak asing juga masuk lain sekali dengan tahun 1997 dan 1998. Kita alami empat krisis, satu banking krisis, currency crisis, trade defisit dan political crisis. Sampai saat ini tidak ada satu pun. Kita tidak memiliki banking krisis," ungkapnya.

Dia menambahkan, bahwa bank-bank di Indonesia ini, kuat stabil. Karena punya second reverse 15% jauh di atas Bank Indonesia dan otoritas jasa keuangan (OJK) permintaaan.

"Bank di Indonesia kuat stabil. Di mana kita punya second reverse 15%," jelasnya.

Sedangkan komitmen menukarkan dolar ke rupiah yang dilakukan Garibaldi Thohir alias Boy Thohir melalui PT Adaro Indonesia tertuang dalam Nota Kesepamahaman terkait dengan deklarasi bersama peningkatan transaksi rupiah antara PT Adaro Energy Tbk dengan PT Pertamina (Persero), PT Saptaindra Sejati, PT Pama Persada dan PT Bukit Makmur Mandiri Utama.

Penandatanganan komitmen itu sendiri dilakukan di depan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, oleh Presiden Direktur Adaro Indonesia Garabaldi Thohir serta perwakilan dari Pertamina, Saptaidra Sejati, Pama Persada dan Bukit Makmur Mandiri Utama.

Garabaldi Thohir mengatakan, pihaknya bersama mitra sepakat untuk mengkonversi DHE ke Rupiah. Tujuannya adalah guna membantu pemerintah untuk kembali menguatkan nilai tukar Rupiah yang sudah menyentuh angka Rp15.000 per USD.

"Ini semoga impact-nya bisa kasih sesuatu yang positif buat negara. Kalau bukan kita yang konsen siapa lagi. Jadi dengan ini kita sama sama pembayaran transaksi yang tadinya USD, kita sekarang bayar pakai Rupiah," ujarnya dalam acara penandatanganan nota kesepahaman di Aula Mezzanine Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.

Apalagi menurutnya, nilai transaksi penggunaan USD yang ditukarkan oleh Adaro mencapai USD1,7 miliar atau Rp 25 triliun. Jumlah tersebut menurutnya cukup signifikan untuk kembali menyeimbangkan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS.

"Jadi dengan ini kita sama-sama pembayaran transaksi yang tadinya USD, kita sekarang bayar pakai tupiah. Amount-nya, setahun kita melakukan pembayaran USD1,7 miliar dan itu kalau dikonversi ke rupiah, Rp 25 triliun," jelasnya.

--- Simon Leya

Komentar