Breaking News

INTERNASIONAL Pasca Pertemuan Trump dan Jong-un di Hanoi, Latihan Militer AS-Korsel Dihentikan 03 Mar 2019 14:34

Article image
Tentara AS dan Korsel dalam latihan gabungan di Semenanjung Korea. (Foto: DPA/spiegel.de)
Program utama latihan militer yang dihentikan antara lain “Foal Eagle” yang merupakan latihan militer tahunan terbesar dan sekolah komando “Key Resolve”.

WASHINGTON DC, IndonesiaSatu.co  -- Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengumumkan berakhirnya latihan militer gabungan AS dan Korea Selatan (Korsel) di Semenanjung Korea.

Dikutip dari Spiegel Online, Minggu (3/3/2019), latihan gabungan yang kerap diprotes Korea Utara (Korut) itu dihentikan pasca pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korut Kim Jong-un di Hanoi, Vietnam, beberapa hari yang lalu.

Pihak Kemenhan AS menyebutkan, latihan militer kedua negara yang dihentikan di antaranya dua program utama, yakni “Foal Eagle” yang merupakan latihan militer tahunan terbesar dan sekolah komando “Key Resolve”.

 Sumber Spiegel Online mengatakan, penghentian latihan militer tersebut dibicarakan oleh Kepala Pentagon Patrick Shanahan dan Menteri Pertahanan Korsel Jeong Kyeong Doo melalui sambungan telepon.

Dalam pembicaraan tersebut dibahas pula hal-hal terkait pertemuan Trump dan Jong-un di Hanoi.

Menhan Kyeong Doo menegaskan, kesepakatan menghentikan latihan militer AS-Korsel memiliki arti penting bagi harapan diplomatik kedua negara dan masyarakat internasional agar program denuklirisasi di Semenanjung Korea dapat dilaksanakan sepenuhnya.

--- Rikard Mosa Dhae