Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

SOSOK Pastor Budi Kleden Dipilih Jadi Pemimpin SVD Sejagat, Mgr Sunarko: Bangga Tapi Tidak Kaget 05 Jul 2018 11:30

Article image
Pastor Paul Budi Kleden, SVD (kedua dari kanan) berpose bersama peserta sidang general SVD. (Foto: Ist)
Terpilihnya Pastor Budi merupakan sesuatu yang membanggakan karena baru kali ini orang Indonesia menjadi pimpinan serikat yang wilayah karyanya menyebar ke seluruh dunia tersebut.

ROMA, IndonesiaSatu.co -- Pastor Paul Budi Kleden SVD terpilih sebagai pimpinan untuk Serikat Sabda Allah (SVD) sedunia, Rabu, (4/7/2018). Pastor Budi menjadi pimpinan umum keduabelas untuk SVD, sejak kelompok religius tersebut berdiri pada tahun 1875.

Dengan terpilihnya ini, Pater Budi Kleden akan memimpin 6005 anggota SVD di seluruh dunia, yang terdiri dari 4185 imam, 528 Bruder kaul kekal, 84 Bruder kaul sementara, 854 frater, 344 frater novis.

Terpilihnya Pastor Budi merupakan sesuatu yang membanggakan karena baru kali ini orang Indonesia menjadi pimpinan serikat yang wilayah karyanya menyebar ke seluruh dunia tersebut.

Pastor Budi Kleden lahir di Waibalun, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 16 November 1965 dari pasangan Petrus Sina Kleden dan Dorotea Sea Halan.

Pastor Budi masuk Seminari Hokeng, kemudian melanjutkan persiapan sebagai calon imam Societas Verbi Divini (SVD). Ia bergabung di SVD dengan masuk Novisiat SVD Ledalero tahun 1985.

Sejak Seminari Menengah di Hokeng dan Seminari Tinggi Ledalero, Pastor Budi dikirim ke Sint Gabriel, Jerman, untuk kuliah Filsafat dan Teologi sampai akhirnya ditahbiskan imam pada 15 Mei 1993. Sesudah ditahbiskan ia bekerja sebagai pastor pembantu Steinhausen, Swiss.

Tahun 1996-2000 Pastor Paul Budi melanjutkan studi doktor teologi sistematik di Universitas Albert Ludwiq Freiburg, Jerman. Ia kembali ke Ledalero dan mengajar teologi dan filsafat untuk para frater di Sekolah Tinggi Filsafat-Teologi Ledalero mulai tahun 2001.

Ketika menjadi dosen, Pastor Budi sangat aktif menulis buku, menerbitkan tulisan-tulisannya di media massa lokal maupun nasional. Di kelas maupun di luar kelas, Pastor Budi sangat disukai para mahasiswa karena kesederhanaan dan kerendahan hatinya.

Tahun 2005–2008 ia menjadi Wakil Provinsial SVD Ende dan beberapa tahun terakhir menjabat sebagai anggota Generalat SVD di Roma hingga terpilih menjadi Superior General SVD.

Bangga tapi tidak kaget

Mgr Sunarko, OFM, Uskup Pangkalpinang yang juga sahabat dekat Pastor Budi mengaku sangat bangga, namun tidak kaget. Ia mengaku mengenal kemampuan Pastor Budi. Mgr Sunarko dan Pastor Budi pernah sama-sama menempuh kuliah doktoral teologi di Universitas Albert Ludwid Freiburg, Jerman.

 “Saya ikut berbangga, meskipun tidak kaget juga, mengingat kemampuan yang dia miliki,” kata Mgr Adrianus di Kompleks Wisma Keuskupan Pangkalpinang, Rabu, 4 Juli sebagaimana dilansir Katoliknews.com.

Selama di Jerman, Mgr Sunarko mengenal sosok yang lahir di Waibalun, Flores Timur ini sebagai pribadi yang memiliki banyak talenta.

“Ia banyak talenta, tekun, pandai, juga sebagai suka mencari ide-ide yang baru,” ungkapnya. Ketika terpilih jadi Uskup Pangkalpinang, Mgr Adrianus OFM mengaku mendapat ucapan selamat dari Pastor Budi.

“Dia mengirim ucapan selamat, dan saya bilang, ‘waduh saya tidak bisa mengajar lagi,’” tutur Mgr Adrianus.

Mendengar itu, Pastor Budi mengatakan, “Monsinyur sekarang mengajar untuk seluruh keuskupan.”

Mgr Adrianus OFM tiba di Jerman pada tahun 1996, lalu setahun belajar bahasa. Ia belajar bersama Pastor Budi dari tahun 1997 sampai tahun 2000.

“Kami belajar sama-sama teologi dogmatik, dibimbing oleh profesor yang sama,” katanya.

Mgr Sunarko pun mengaku sudah mendengar cerita-cerita sebelumnya dari teman-temannya di SVD ketika bertemu, di mana mereka menyebut Pastor Budi adalah calon kuat. Ia meyakini Pater Budi akan menjalankan tugasnya dengan baik.

--- Redem Kono

Komentar