Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

AGAMA Paus Fransiskus Doakan Para Korban Kejahatan Teroris di Surabaya 14 May 2018 07:43

Article image
Pemimpin Gereja Katolik sedunia Paus Fransiskus ketika mengungkapkan rasa belasungkawanya kepada para korban kejahatan terorisme. (Foto: Ist)
Ungkapan belasungkawa Paus Fransiskus disampaikan dalam misanya di Gereja Regina Coeli Alun-Alun Santo Petrus, Vatikan. Paus mengatakan dia berdoa bagi para korban dan keluarga mereka.

ROMA, IndonesiaSatu.co -- Pemimpin gereja Katolik sedunia, Paus Fransiskus mendoakan para korban kejahatan teroris yang mengebom 3 gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018).

Ungkapan belasungkawa Paus Fransiskus disampaikan dalam misanya di Gereja Regina Coeli Alun-Alun Santo Petrus, Vatikan. Paus mengatakan dia berdoa bagi para korban dan keluarga mereka.

"Untuk orang-orang Indonesia yang terkasih, terutama untuk komunitas Kristiani di Kota Surabaya, yang sangat menderita oleh karena serangan serius terhadap rumah-rumah ibadah mereka, saya melambungkan doa saya untuk para korban dan keluarga mereka," ujar Paus, di hadapan 45 ribu jemaat dari seluruh dunia yang mengikuti misa bersama, seperti dilansir laman Vatican News, Minggu (13/5/2018).

Paus mengaku sangat dekat dengan Indonesia yang sedang mendapatkan serangan teroris.

"Saya sangat dekat dengan masyarakat Indonesia, khususnya komunitas kristiani di Surabaya yang tengah ditimpa serangan serius di gereja," ujar Paus.

Paus asal Argentina itu mengharapkan agar kekerasan dan kebencian tidak dilakukan kepada sesama manusia.

"Bersama-sama kita memohon kepada Tuhan untuk menghentikan aksi-aksi kekerasan ini dan (untuk memastikan) bahwa tak ada lagi ruang bagi kebencian dan kekerasan di dalam hati semua orang, tetapi rekonsiliasi dan persaudaraan," imbuh Paus.

--- Redem Kono

Komentar