Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

INTERNASIONAL Paus Fransiskus Kecam Serangan Mematikan di Sinagoga Pittsburgh 29 Oct 2018 15:08

Article image
Paus Fransiskus di Vatikan. (Foto: vaticannews.va)
Paus menentang tindak kekerasan berlatar agama dan mengecam peredaran senjata api. Ia pernah menyebut produsen senjata api sebagai “pedagang kematian.”

VATIKAN, IndonesiaSatu.co -- Pemimpin umat Katolik sedunia Paus Fransiskus menyampaikan belasungkawa kepada umat Yahudi di Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat, atas serangan bersenjata yang menewaskan 11 orang dan melukai beberapa orang lainnya, Sabtu (2710/2018).

Seperti dikutip dari Sueddeutsche Zeitung/sz.de, Senin (29/10/2018), Paus juga mengecam serangan tersebut sebagai “tindak kekerasan tidak berperikemanusiaan dan merusak perdamaian”.

Hal itu diungkapkan Paus ketika memimpin doa bagi korban penembakan Pittsburgh di alun-alun Santo Petrus, Vatikan, Minggu (28/10/2018). Pemimpin Katolik asal Argentina itu berberdoa agar “api kebencian” yang memicu tindakan itu segera padam.

Paus berdoa bagi mereka yang tewas, luka-luka,  dan keluarga para korban, serta mengungkapkan kepedihan yang turut dirasakan bersama mereka.

“Kita semua terluka oleh tindakan kekerasan yang tidak berperikemanusiaan dalam peristiwa kejam ini,” ujar Paus seperti dikutip dari sz.de, Senin (29/10/2018).

Seperti diberitakan, seorang pria bernama Robert Bowers, berusia 46 tahun, tiba-tiba melepaskan tembakan bertubi-tubi ke arah jemaah Yahudi yang sedang menghadiri ibadat di  sinagoga “Tree of Life” itu.

Tiga polisi diinformasikan turut menjadi korban tewas dalam serangan di sinagoga yang berlokasi di kawasan pemukiman Squirrel Hill, tak jauh dari Kota Pittsburgh. Kawasan tersebut dikenal sebagai pusat komunitas Yahudi di Pittsburgh.

Paus Fransiskus kerap bersuara tegas menentang tindak kekerasan berlatar agama dan mengecam peredaran senjata api. Paus pernah mengecam produsen senjata api sebagai “pedagang kematian.”

--- Rikard Mosa Dhae