Breaking News
  • BI: penurunan suku bunga mendorong intermediasi perbankan
  • BI: penurunan suku bunga sudah perhitungkan FFR
  • Perusahaan China bidik sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia
  • Petambak Lombok berpenghasilan Rp20 juta per bulan
  • Tiga BUMN kembangkan pelabuhan dukung Tol Laut

TOKOH Paus Fransiskus Siap Kunjungi Indonesia pada 2017 20 May 2016 12:51

Article image
Paus Fransiskus. (Foto:BBC)
KWI menyerahkan sepenuhnya kepada para pemimpin Indonesia jika ingin mengundang Paus Fransiskus.

JAKARTA,IndonesiaSatu.co - Paus Fransiskus siap melakukan kunjungan ke Indonesia pada 2017 mendatang depan. Kedatangan Paus asal Argentina ini bertepatan dengan penyelenggaraan Asia Youth Day di Yogyakarta pada 2017 mendatang.

Namun kedatangan Paus Fransiskus akan ditentukan oleh lobi-lobi atau pendekatan yang dilakukan para pejabat pemerintah Indonesia.

“Semua tergantung lobi-lobi para pemimpin negara kita. KWI (Konferensi Waligereja Indoesia) tidak memiliki kewenangan mengundang Paus. Karena kita (KWI) bukan lembaga pemerintah,” kata Ketua Komisi Kepemudaan KWI Mgr. Pius Riana Prapdi, usai menggelar Konferensi Pers “Indonesian Youth Day 2016”, di Kantor Konferensi Waligereja Indonesia, di Jalan Cut Meutiah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/5).

Karena itu, Uskup Keuskupan Ketapang ini mengatakan, KWI menyerahkan sepenuhnya kepada para pemimpin Indonesia jika ingin mengundang Paus Fransiskus. Mekanisme yang bisa dilakukan yaitu Presiden Jokowi, melalui Kementerian Luar Negeri, mengirimkan undangan resmi kepada Vatikan.

Asian Youth Day (AYD) atau hari orang muda asia adalah perjumpaan orang muda Katolik se-Asia. Acara ini diselenggarakan tiap tiga tahun dan dihadiri kurang lebih seribu sampai tiga ribu OMK perwakilan dari berbagai negara di Asia.

AYD digagas oleh pembina OMK se-Asia dan disetutuji oleh Federasi Konferensi Uskup-uskup se-Asia (FABC) dibawah naungan kantor Komisi Keluarga dan Kerawam bagian kepemudaan.

“Kalau acara IYD (Indonesian Youth Day) di Manado untuk mengundang Paus tidak mungkin karena waktunya tinggal 5 bulan lagi,” kata Mgr. Pius Riana Prapdi, seperti dikutip Netralitas.com.

Dalam keterangan tertulisnya, Kedutaan Besar RI di Vatikan mengatakan bahwa Duta Besar RI untuk Takhta Suci Vatikan, Antonius Agus Sriyono, telah bertemu Paus Fransiskus di Istana Apostolik, Vatican City. Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus, mengatakan, ia akan senang jika bisa mengunjungi Indonesia. Sriyono bertemu Paus untuk menyerahkan Surat Kepercayaan dari Presiden Joko Widodo.

Sriyono bertemu empat mata dengan Paus Fransiskus selama 20 menit.

Paus Fransiskus secara spesifik menyebutkan, dirinya akan senang jika dapat berkunjung ke Indonesia.

Menanggapi pernyataan Fransiskus, Sriyono menyatakan bahwa pemerintah Indonesia mengharapkan agar Paus berkenan menghadiri Hari Pemuda Asia ke-7 pada 30 Juli – 6 Agustus 2017 di Yogyakarta.

Sriyono mengatakan, Hari Pemuda Asia itu akan diikuti 29 negara dengan jumlah peserta mencapai 2.000 orang.

--- Very Herdiman

Komentar