Breaking News

NASIONAL PBNU Kutuk Penyerangan Teroris di Mako Brimob 11 May 2018 05:31

Article image
Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini. (Foto: Ist)
Helmy menegaskan Islam adalah agama yang menolak kekerasan. Maka dari itu setiap umat Islam harus turut menegakkan Islam sebagai rahmat bagi alam semesta. Ajaran agama Islam sesuai asal namanya untuk mewujudkan perdamaian.

DEPOK, IndonesiaSatu.coKeluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) mengecam keras insiden kekerasan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, yang menimbulkan korban jiwa.

"Kami mengutuk segala tindakan terorisme orang per orang, kelompok yang menentang konsensus bersama para pendiri negeri yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini di Jakarta, Kamis (10/5/2018).

Atas maraknya kasus kekerasan, dia meminta setiap pihak untuk mengajak pada kebaikan dan mencegah kemungkaran dengan cara yang baik sebagaimana diajarkan oleh Islam.

"Islam agama yang luhur dan mulia maka harus diajarkan, didakwahkan dengan cara luhur dan mulia pula," kata dia.

Helmy menegaskan Islam adalah agama yang menolak kekerasan. Maka dari itu setiap umat Islam harus turut menegakkan Islam sebagai rahmat bagi alam semesta. Ajaran agama Islam sesuai asal namanya untuk mewujudkan perdamaian.

"Kami ajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya Islam dan khusus warga Nahdlatul Ulama, mari wujudkan Islam ramah bukan marah, mari tegakkan Islam mengajak bukan mengejek, Islam harus merangkul," kata dia.

Bagi keluarga korban, Helmy menyampaikan ucapan bela sungkawa. Sementara pemerintah diminta menegakkan keamanan untuk memberi rasa aman bagi masyarakat.

"Kami sampaikan duka cita, bela sungkawa atas korban polisi yang gugur di medan syahid perjuangan untuk menjaga NKRI. Doa kami mereka syahid, husnul khotimah keluarga agar tabah dan sabar," katanya. 

--- Redem Kono

Komentar