Breaking News

KESEHATAN Peduli Cegah Corona di NTT, Melki Laka Lena Serahkan Buku Panduan Penanganan Corona kepada Dinkes NTT 20 Mar 2020 07:44

Article image
Acara penyerahan Buku Panduan Penanganan Corona oleh Melki Laka Lena kepada Kepala dan Jajaran Dinkes NTT. (Foto: NTTpedia.com)
"Kita gerak cepat untuk terjemahkan sehingga pengalaman dari Wuhan China terkait penanganan Virus Corona dapat ditiru di NTT. Buku ini berisi bagaimana cara mendiagnosis dan melakukan upaya pencegahan terhadap Virus Vorona," kata Melki.

KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena menyerahkan Buku Panduan Penanganan Corona dari China kepada jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (18/3/20) dan langsung diterima oleh kepala Dinas Kesehatan NTT, dr. Dominggus Mere.

Melki pada kesempatan itu mengatakan bahwa buku panduan penanganan Corona sebelumnya sudah diserahkan kepada Kementerian Kesehatan RI pada beberapa waktu yang lalu. Ia mengatakan bahwa buku yang diserahkan kepada kemenkes belum diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.

"Yang kami serahkan hari ini sudah di terjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Terjemahan ini dikerjakan teman-teman dari Forum Academia NTT, oleh Pak Doktor Elcid Li dan Pak Calon Doktor Rudi Rohi," kata Melki melansir NTTpedia.com.

Melki berharap dengan buku panduan tersebut dapat menambah referensi terkait penanganan Virus Corona yang menjadi pandemi global.

"Kita gerak cepat untuk terjemahkan sehingga pengalaman dari Wuhan China terkait penanganan Virus Corona dapat ditiru di NTT. Buku ini berisi bagaimana cara mendiagnosis dan melakukan upaya pencegahan terhadap Virus Vorona," katanya.

Moment Pertama di Indonesia

Ketua DPD I Golkar NTT ini mengatakan bahwa buku panduan yang diserahkan ke Dinkes NTT versi terjemahan bahasa Indonesia merupakan momen yang pertama di Indonesia. Buku panduan yang diserahkan sebelumnya ke Kementerian Kesehatan belum diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

"Ini yang pertama di Indonesia kita serahkan dengan versi terjemahan Indonesia. Sebelumnya, yang kita serahkan ke Menteri Kesehatan belum diterjemahkan ke bahasa Indonesia. NTT merupakan provinsi pertama yang mendapat terjemahan bahasa Indonesia. Ini berkat bantuan teman-teman dari Forum Academia NTT," terangnya.

Sementara Ketua Forum Academia NTT, Dr. Dominggus Elcid Li mengatakan bahwa dirinya bersama dengan rekan-rekannya di Forum Academia NTT membutuhkan waktu hampir dua hari untuk menterjemahkan Buku Panduan Penanganan Corona dari China tersebut.

"Terjemahan tersebut dikerjakan secara gotong-royong bersama rekan-rekan yang berada di Indoensia maupun yang berada di luar negeri," kata Elcid.

Hadir pada kesempatan itu Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Muhamad Ansor, Anggota Komisi V, dr. Christian Widodo, ketua Forum Academia NTT, Dr. Dominggus Elcid Li serta akademisi Universitas Nusa Cendana Kupang dan Anggota Forum Academia NTT, Rudi Rohi serta jajaran Dinkes NTT.

--- Guche Montero

Komentar