Breaking News

REGIONAL Peduli Masyarakat, Bank BNI dan RVI Bantu Jaringan Pipa Air Bersih di Flotim 12 Aug 2021 20:04

Article image
Bank BNI dan RVI menyerahkan bantuan jaringan pipa air. (Foto: Dok. RVI)
Selama beberapa bulan ini masyarakat desa-desa terdampak tersebut harus susah payah mengambil sumber air yang kurang layak yang ada di sekitar mereka.

LARANTUKA, IndonesiaSatu.co-- Rumah Visi Indonesia dan Bank BNI menyerahkan bantuan jaringan pipa air bersih ke Desa Kawela, bertempat di Dusun Molong Kecamatan Wotanulumado, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (12/8/2021).

Diberitakan sebelumnya, jaringan pipa air bersih ini merupakan bantuan bagi masyarakat di beberapa Desa di NTT yang pada April lalu terkena dampak bencana alam banjir dan longsor.

Jaringan pipa air yang sebelumnya menjadi sumber air bersih bagi masyarakat desa di NTT mengalami rusak berat dan bahkan hanyut terbawa banjir dan longsor.

Rumah Visi Indonesia melihat kondisi rusaknya jaringan pipa air bersih merupakan hal yang paling vital untuk diperbaiki karena air bersih merupakan sumber utama kehidupan manusia.

Tanpa air bersih manusia sulit untuk hidup dengan baik dan sehat, bahkan selama beberapa bulan ini masyarakat desa-desa terdampak tersebut harus susah payah mengambil sumber air yang kurang layak yang ada di sekitar mereka.

Selama beberapa bulan ini masyarakat desa-desa terdampak tersebut harus susah payah mengambil sumber air yang kurang layak yang ada di sekitar mereka.

Direktur Rumah Visi Indonesia (RVI) Anton D. Hurung menyampaikan terima kasih kepada Bank BNI sebagai representasi kehadiran Negara yang mau membantu memperbaiki kondisi di desa-desa terdampak bencana.

"Kami memberikan apreasi dan terima kasih kepada BNI yang sudah peduli dengan masyarakat pelosok, khususnya Desa Kawela. Bantuan rehabilitasi jaringan air minum dari BNI melalui RVI bagi masyarakat Desa Kawela merupakan bentuk kehadiran Negara yang bekerja di tengah masyarakat. Semoga bantuan ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat karena air menjadi kebutuhan vital bagi kehidupan manusia,” kata Anton D. Hurung.

Lebih lanjut perwakilan Rumah Visi Indonesia Flores Timur yang hadir dalam acara serah terima tersebut mengatakan bahwa Rumah Visi Indonesia sejak awal berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan berbagai lembaga, stakeholder dalam rangka membangun Indonesia dari pelosok.

“Sejak awal Rumah Visi Indonesia (RVI) sudah berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan berbagai lembaga, stakeholder untuk bersama-sama membangun Indonesia dari pelosok. Dan hari ini kehadiran RVI dan BNI di desa Kawela sebagai bukti kehadiran Negara yang mau berkarya dan bekerja dari pelosok," ungkap perwakilan RVI Flores Timur, Andreas Harut Soge.

Untuk diketahui, pada tahun 2020 hingga awal 2021, RVI telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan Entrepreneur Pemuda Menyongsong Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan menggandeng beberapa BUMN yang sangat konsen dengan pemberdayaan.

Ke depannya, Rumah Visi Indonesia sedang mempersiapkan program-program pemberdayaan bagi masyarakat pelosok Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Gabriel Sola, Dewan Pengawas Rumah Visi Indonesia dalam keterangan pers via telepon selularnya.

“Karya Rumah Visi Indonesia tidak berhenti di sini. Hari ini di Desa Kawela menjadi wilayah pelosok awal Rumah Visi Indonesia berkarya. Ke depan, RVI sudah mempersiapkan program-program yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat khususnya di pelosok Indonesia,” kata Gebby.

Setelah serah terima di Desa Kawela, Kecamatan Wotan Ulumado, akan dilanjutkan dengan serah terima bantuan rehabilitasi jaringan air minum di Desa Mangaaleng, Kecamatan Kelubagolit.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kawela dan Kepala Dusun setempat, tokoh adat dan tokoh masyarakat, Tim Rumah Visi Indonesia Flores Timur, Andreas Harut Soge didampingi Muhamad Don Soge, koordinator RVI kecamatan Wotan Ulumado, Tim BNI Kantor Cabang Pembantu Waiwerang didampingi tim BNI Kantor Cabang Maumere, Ari Dedyanus.

Acara berlangsung dengan tetal menerapakan protokol kesehatan yang ketat di masa pandemi Covid-19.

 

--- Guche Montero

Komentar