Breaking News
  • Divestai Tuntas, Freeport Ganti Status Menjadi IUPK
  • IHSG menguat menyusul akumulasi beli investor asing
  • Jawa Barat diantisipasi dalam Pemilu 2019 karena miliki pemilih paling banyak
  • Libur Natal 2018, 71 Outlet BNI Tetap Beroperasi
  • Menperin: industri tak terdampak tsunami Selat Sunda

OLAHRAGA Pembukaan Asian Para Games Tidak Kalah dengan Asian Games 2018 10 Sep 2018 14:30

Article image
Salah satu logo Asian Para Games 2018. (Foto: Ist)
Mengenai tiket bagi penyandang disabilitas yang diharapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk digratiskan, Ketua INAPGOC Raja Oktohari mengatakan, yang pasti tiket gratis bagi penyandang disabilitas.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC) selaku penyelenggara Asian Para Games III Tahun 2018, yang akan digelar di Jakarta dan Bogor, 6-13 Oktober mendatang, menjanjikan akan menyajikan upacara pembukaan yang tidak kalah menariknya dengan pembukaan Asian Games 2018, 18 Agustus 2018 lalu.

“Insyaallah nanti pembukaan Asian Para Games itu tidak kalah menarik dari Asian Games, walaupun bentuknya berbeda. Kalau Asian Games itu lebih banyak pagelaran, nyanyian gitu,  kalau di Asian Para Games nanti lebih banyak gelaran,” kata Ketua INAPGOC, Raja Sapta Oktohari, kepada wartawan usai Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/9/2018) siang.

Menurut Raja Okto, perbedaan bentuk pembukaan itu karena misinya berbeda. Kalau di Asian Games Indonesia menampilkan kemewahan dari Indonesia, tambah Ketua INAPGOC, kalau di Asian Para Games yang ditampilkan kemanusiaan dari Indonesia. Tapi ia memastikan, tetap dalam bungkusan yang sama.

Secara keseluruhan, jelas Ketua INAPGOC itu, pihaknya sudah siap menerima para tamu yang akan akan hadir dalam Asian Para Games III ini.

Mereka terdiri atas  kurang lebih 5.000 atlet dan official, dan 1.100 di antaranya menggunakan kursi roda, 8.000 volunteers, 5.000 pekerja lapangan, serta 800 media dari nasional maupun internasional.

Mengenai tiket bagi penyandang disabilitas yang diharapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk digratiskan, Ketua INAPGOC Raja Oktohari mengatakan, yang pasti tiket gratis bagi penyandang disabilitas.

“Jadi komunitas-komunitasnya itu nanti yang akan mendaftar kemudian masuk ke venue-venue secara gratis. Tapi yang tidak disabilitas tentu harus menyesuaikan dengan yang sudah ditetapkan oleh INAPGOC,” tegas Raja Okto.

--- Redem Kono

Komentar