Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

INFRASTRUKTUR Pemerintah Siapkan Infrastruktur Lebaran 2018 Lebih Awal 01 Feb 2018 09:36

Article image
Proyek tol trans Sumatera. (Foto: ist)
Kesiapan jalan tol trans Jawa, jalur pantai utara Jawa (Pantura), beroperasinya empat flyover baru di Jawa Tengah hingga kesiapan tol trans Sumatera merupakan beberapa titik yang menjadi prioritas pemerintah saat ini.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co – Pemerintah telah mempersiapkan penanganan arus mudik jelang lebaran pada 15-16 Juni 2018 mendatang. Kesiapan jalan tol trans Jawa, jalur pantai utara Jawa (Pantura), beroperasinya empat flyover baru di Jawa Tengah hingga kesiapan tol trans Sumatera merupakan beberapa titik yang menjadi prioritas pemerintah saat ini.

Dalam rapat koordinasi antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Jakarta, Selasa (30/1) pemerintah berkomitmen mendukung kelancaran arus mudik tahun ini.

Hal ini terbukti dengan beberapa ruas tol Trans Jawa yang ditargetkan selesai sebelum Juni 2018, diantaranya yaitu ruas Pejagan-Pemalang sepanjang 57,50 km, ruas Solo-Ngawi sepanjang 90,42 km, ruas Ngawi-Kertosono (seksi 1) sepanjang 49,45 km dan ruas Ngawi-Wilangan (seksi 3) sepanjang 86,9 km.

Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR Basuki Hadimuljono meyakinkan bahwa akhir 2018 tol Trans Jawa akan rampung.

“Ditargetkan Tol Trans Jawa pada akhir 2018 bisa tersambung dan beroperasi dari Jawa sampai Surabaya. Progres pembebasan tanahnya cukup baik, tinggal percepatan konstruksinya kita lakukan. Untuk arus mudik lebaran bulan Juni 2018 beberapa ruasnya sudah bisa fungsional,”kata Menteri PUPR seperti dikutip dari Siaran Pers Kementerian PUPR, Selasa (30/01).

Beberapa hal lain yang telah dilakukan diantaranya melakukan pemeliharaan rutin jalan, pembangunan tanggul di pantai utara kota Semarang dari Kaligawe – Genuk sepanjang 2,2 km dan disiagakannya 10 pompa untuk kondisi darurat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan ruas Semarang – Demak.

Selanjutnya, untuk mengurangi antrian kendaraan dan mempersingkat waktu tempuh pemudik dari Pantura menuju arah Purwokerto, pemerintah telah mengoperasikan empat flyover. Beroperasinya flyover Klonengan dan Kesambi di Kabupaten Tegal, serta flyover Kretek dan Dermoleng di Kabupaten Brebes diharapkan dapat mengurai kemacetan akibat perlintasan sebidang kereta.

Sementara untuk Tol Trans Sumatera, pada 21 Januari 2018 lalu Presiden Joko Widodo telah meresmikan 14 km dari 140 km jalan tol Bakauheni–Terbanggi Besar di Provinsi Lampung. Kemudian, pada April 2018 mendatang ditargetkan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) seksi 1 Tanjung Morawa-Parbarakan sepanjang 10,75 km akan rampung dan tersambung dengan ruas Kualanamu- Sei Rampah sepanjang 41,6 km.

--- Sandy Romualdus

Komentar