Breaking News

KESEHATAN Pemerintah Targetkan Vaksin Covid-19 Tersedia Sebelum Akhir 2020 28 Jul 2020 13:14

Article image
Pemerintah menargetkan vaksin Covid-19 sudah mulai tersedia sebelum akhir tahun atau pada September hingga November 2020. (Foto: Kompas TV)
Vaksin harus tersedia dalam jumlah yang banyak dan dalam waktu yang singkat misalnya 10 juta vaksin dalam sebulan.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co – Di tengah kecemasan sehubungan dengan wabah virus corona (Covid-19) yang belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menargetkan vaksin Covid-19 sudah mulai tersedia sebelum akhir tahun atau pada September hingga November 2020.

Demikian diungkapkan Ketua Tim Asistensi Menko Bidang Perekonomian Tirta Hidayat dalam webinar di Jakarta, Selasa (28/7/2020).

“Mudah-mudahan sebelum akhir tahun, September, Oktober, November bisa mulai menyediakan vaksin sehingga awal tahun depan bisa bekerja normal bertahap dan ekonomi membaik,” kata Tirta seperti dilansir Antara News.

Menurut dia, penyediaan vaksin dari sejumlah produsen merupakan solusi utama agar ekonomi bisa berjalan normal kembali sekaligus untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Ia menambahkan vaksin harus tersedia dalam jumlah yang banyak dan dalam waktu yang singkat misalnya 10 juta vaksin dalam sebulan.

“Sebulan kalau mau vaksin 200 juta penduduk itu 20 bulan, kan terlalu lama dan vaksin tidak cukup sekali,” katanya.

Saat ini, penanganan Covid-19 berada dalam satu komite yakni Komite Penganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi ketua komite tersebut dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Satuan Tugas PEN.

Airlangga Hartarto sebelumnya mengungkapkan Indonesia membutuhkan 340 juta ampul vaksin untuk 170 juta jiwa dengan asumsi setiap orang mendapatkan dua ampul.

Saat ini, pengembangan vaksin di Tanah Air salah satunya dilakukan oleh BUMN Farmasi, Bio Farma dengan Sinovac Biotech dari China.

Kerja sama ini rencananya memasuki tahap pengujian sampel kandidat vaksin yakni uji klinik tahap III.

--- Simon Leya

Komentar