Breaking News

PARIWISATA Pemprov NTT Dukung BMPS Selenggarakan Festival SMA/SMK 08 Nov 2019 10:03

Article image
Pertemuan Wagub NTT bersama Ketua BMPS NTT dan Panitia Festival. (Foto: Delegasi.com)
“Non scolae sed vita discimus; 'kita belajar bukan untuk sekolah (ijasah) tetapi untuk kehidupan'" kata Wagub.

KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menyambut baik Kegiatan Festival Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK) yang digagas oleh Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) NTT pada 7-9 November 2019.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi dalam pertemuan bersama Panitia Pelaksana festival dan Ketua BMPS, Winston Neil Rondo diruang kerjanya, Senin (4/11/19).

Dilansir Delegasi.com, pertemuan tersebut membahas terkait kegiatan yang akan dilakukan selama tiga hari, di mana akan terselenggara perlombaan dan seminar yang bertema, “Sekolah Swasta NTT Mendukung Pembangunan Pariwisata Sebagai Prime Mover Pembangunan ekonomi NTT.”

Menurut Wagub Josef, event yang digerakan Ketua Panlak Romo Kornelis Usboko yang juga Ketua Majelis Pendidikan Katolik Keuskupan Agung Kupang ini merupakan hal positif demi mengangkat kualitas Sumber Daya Manusia (SD) NTT.

Wagub menilai, dari setiap jenis kegiatan yang diikuti oleh para siswa dalam festival tersebut dapat menjadi wahana guna mengeksplorkan potensi yang diarahkan untuk menyambut pembangunan pariwisata yang sementara digencarkan oleh Pemprov NTT.

"Pemerintah Provinsi mendukung Festival ini karena melibatkan para siswa dari SMA/SMK swasta se-NTT, sehingga memberikan pola edukatif terkait pariwisata yang sementara ditujukan sebagai upaya meningkatkan ekonomi masyarakat," ungkapnya.

“Non scolae sed vita discimus; 'kita belajar bukan untuk sekolah (ijasah) tetapi untuk kehidupan'. Ini sangat bagus, yang namanya cerdas cermat, interaksi-interaksi itu yang paling penting, ini saya dukung,” lanjutnya.

Sementara Ketua BMPS NTT, Winston Rondo mengatakan, kegiatan yang digelar tersebut selain ajang sekolah swasta, juga sebagai cara adaptasi generasi untuk menyambut program Pemprov NTT dalam mengembangkan banyak destinasi wisata di tanah Flobamora.

"Sudah seharusnya pendidikan swasta berperan dalam menanggapi perubahan wisata yang sementara ini diangkat menjadi icon NTT. Ini kan salah satu agenda baru yang dirumuskan oleh pemerintah NTT. Kita perlu adaptasi, sekolah swasta mendukung dan berkomitmen, sehingga dalam kegiatan seminar nanti mereka akan menyampaikan hal-hal yang perlu dilihat oleh pemerintah terkait pariwisata,” katanya.

Adapun sejumlah kegiatan dalam Festival tersebut yakni, lomba cerdas cermat dan pidato Bahasa Inggris, lomba tarian, lomba solo lagu nasional dan daerah NTT.

Selanjutnya untuk Seminar pendidikan swasta, hadir empat narasumber yaitu, Ketua DPRD NTT dengan materi pengembangan sekolah swasta, dan khususnya sektor pariwisata, kedua Kepala Dinas Pendidikan dengan materi kebijakan mutu pendidikan NTT, Ketua BMPS NTT dengan materi peran dan komitmen pendidikan swasta untuk mewujudkan kebijakan pariwisata.

Sedangkan keempat Praktisi sekolah Pariwisata membawakan materi peluang dan tantangan membangun sekolah pariwisata untuk mendukung sektor pariwisata NTT.

--- Guche Montero

Komentar