Breaking News

ASURANSI Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Tumbuh 19,7 Persen di Q1-2019 20 Jun 2019 11:54

Article image
Paparan Kinerja anggota AAJI kuartal pertama 2019. (Foto: ist)
Kendati menyumbang total pendapatan industri asuransi jiwa hingga 76,4 perse, pendapatan premi masih mengalami perlambatan dibanding Q1-2018.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia) mengumumkan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Kuartal I-2019. Disebutkan pencapaian Total Pendapatan industri asuransi jiwa Indonesia di awal 2019 meningkat 19,7% sebesar Rp 62,23 triliun dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp51,97 triliun.

”Pada kuartal pertama 2019, AAJI mencatat Total Pendapatan, Total Klaim dan Manfaat yang dibayarkan serta Jumlah Agen berlisensi di industri asuransi jiwa mengalami pertumbuhan, meski total Pendapatan Premi mengalami perlambatan," jelas Budi Tampubolon, Ketua Umum AAJI di Jakarta, Kamis (20/6).

Total Pendapatan Premi pada kuartal pertama 2019 tercatat Rp46,40 triliun dibanding kuartal pertama 2018 sebesar Rp52,49 triliun. Kendati yang berkontribusi terhadap 74,6% dari Total Pendapatan, pendapatan premimelambat sebesar 11,6%.

“Perlambatan total Premi dipengaruhi oleh menurunnya Pendapatan Premi dari saluran distribusi bancassurance sebesar 22,0% yang berkontribusi sebesar 40,9% dari keseluruhan Total Pendapatan Premi industri asuransi jiwa. Saluran keagenan juga mengalami penurunan sebesar 4,4% dan memiliki kontribusi terhadap total Premi sebesar 40,2%” jelas Budi.

Sementara, Premi Bisnis Baru, yang berkontribusi terhadap total premi sebesar 60,9%, mengalami perlambatan 19,2%, sedangkan Premi Lanjutan yang memberikan kontribusi sebesar 39,1% masih tumbuh sebesar 3,7%.

Budi menjelaskan, hasil Investasi menyokong pertumbuhan Total Pendapatan industri asuransi jiwa sepanjang kuartal pertama 2019 sebesar Rp13,41 triliun. Perbaikan kinerja hasil investasi asuransi jiwa tersebut dipengaruhi oleh membaiknya kondisi pasar modal Indonesia yang ditandai dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang kuartal pertama 2019.

Selain karena adanya penurunan Pendapatan Premi, Total Aset di kuartal pertama melambat 2,4%, yang salah satunya dipengaruhi oleh pemenuhan kewajiban Pembayaran Klaim. Namun, AAJI mencatat, selama Kuartal I-2017 sampai dengan Kuartal I-2019, Total Aset perusahaan asuransi jiwa masih mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 6,2%.

--- Sandy Romualdus

Tags:
aaji

Komentar