Breaking News

POLITIK Pengamat: Manuver Andi Arief Rugikan Partai Demokrat 09 Jan 2019 08:57

Article image
Pengamat politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten, Leo Agustino. (Foto: Ist)
Sebagai partai pemenang Pemilu 2009, kata Leo, sangat disayangkan bila Demokrat 'tenggelam' di Pemilu 2019 hanya karena tak mengantisipasi faktor seperti Andi Arief.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Sikap Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief dapat menggerus perolehan suara partai itu pada Pemilu 2019. Leo menilai cicitan Andi Arief terkait tujuh kontainer surat suara tercoblos yang kemudian dinyatakan sebagai hoaks oleh KPU serta sikap Andi Arief yang 'menyerang' sejumlah pihak bisa menurunkan simpati pada Demokrat.

Demikian penilaian pengamat politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten, Leo Agustino dalam keterangan tertulis diterima Redaksi IndonesiaSatu.co, di Jakarta, Selasa (8/1/2019).

"Menurut pendapat saya sudah kelewat batas. Dengan 'menembak' penyelenggara Pemilu, saya kira pemilih menjadi lebih tidak lagi tertarik lagi dengan Partai Demokrat," kata Leo.

Menurut dia, pemilih akan merespons negatif berbagai kabar bohong serta ketidaksantunan yang ditunjukkan politisi. Sebagai partai pemenang Pemilu 2009, kata Leo, sangat disayangkan bila Demokrat 'tenggelam' di Pemilu 2019 hanya karena tak mengantisipasi faktor seperti Andi Arief.

Oleh karena itu, kata Leo, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku tokoh sentral Partai Demokrat harus mengambil langkah strategis untuk mengantisipasi menurunnya suara Demokrat pada Pemilu 2019.

"Ketergerusan perolehan suara Demokrat apabila tidak diantisipasi akan berimplikasi juga pada threshold mereka. Sebab itulah, saya pikir, SBY harus turun gunung untuk menyelesaikan hal ini," pungkasnya.

 

--- Redem Kono

Komentar