Breaking News
  • Divestai Tuntas, Freeport Ganti Status Menjadi IUPK
  • IHSG menguat menyusul akumulasi beli investor asing
  • Jawa Barat diantisipasi dalam Pemilu 2019 karena miliki pemilih paling banyak
  • Libur Natal 2018, 71 Outlet BNI Tetap Beroperasi
  • Menperin: industri tak terdampak tsunami Selat Sunda

PERTAHANAN Pengamat: Penerimaan Meriah Menhan di Pentagon Bukti Kemitraan Strategis RI-AS 30 Aug 2018 09:02

Article image
Menhan Ryamizard Ryacudu dan Menhan Amerika Serikat (AS) James Mattis. (Foto: Ist)
Connie menilai apa yang diterima oleh Ryamizard dalam kedatangan ke Pentagon merupakan tanda kemitraan strategis.

WASHINGTON, IndonesiaSatu.co -- 21 dentuman meriam atau dikenal dengan the highest honor menyambut Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dalam kunjungannya ke Pentagon, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (30/8/2018).

Kedatangan Menhan Ryamizard ke Pentagon untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Menhan Amerika Serikat (AS) James Mattis.

Pengamat pertahanan Connie Rahakundini menilai 21 gun salute kepada perwakilan Indonesia yang diwakili Menhan merupakan bukti apresiasi Amerika Serikat kepada Indonesia.
 
"Pendapatku 21 gun-salute atau yang disebut 21 dentuman meriam merupakan penghargaan tertinggi bagi setiap pejabat tinggi negara yang menjadi tamu kehormatan bagi Pentagon," ujar Connie.
 
Menurut dia, tidak ada penghargaan tertinggi selain 21 gun salute tersebut. Connie pun menilai apa yang diterima oleh Ryamizard dalam kedatangan ke Pentagon merupakan tanda kemitraan strategis.
 
"Itu menandakan kemitraan strategis dan tanggung jawab yang tinggi terhadap perluasan kerja sama antara Kementerian Pertahanan RI dan AS," ujar Connie.
 
Connie pun meyakini penghomatan tersebut juga akan menjadi tanda hubungan Indonesia dengan AS akan semakin baik. Bukan hanya dalam kerja sama pertahanan dan milliter, melainkan juga kemandirian industri pertahanan.
   
"Harus kita hargai penghormatan tersebut . Dengan peristiwa tersebut maka semoga ada lompatan besar kerja sama industri pertahanan yang bisa kita bangun bersama counterparts di industri Pertahanan AS," ucapnya.

--- Redem Kono

Komentar