Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

NASIONAL Pengangkatan Komjen M Iriawan Dikritik Banyak Kalangan 18 Jun 2018 14:08

Article image
Komjen M Iriawan akhirnya resmi dilantik menjadi Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Senin (18/6/2018). (Foto: detik.com)
Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Mulyadi, sangat menyesalkan pengangkatan Iriawan. Menurut dia, seharusnya pusat menunjuk Sekda Provinsi Jabar Iwa Karniwa sebagai Pj Gubernur.

BANDUNG, IndonesiaSatu.co -- Komjen M Iriawan akhirnya resmi dilantik menjadi Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Senin (18/6/2018). Jenderal polisi bintang tiga ini dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Seperti yang sudah diduga sebelumnya, pengangkatan Iriawan dikritik banyak kalangan. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menganggap pemerintah menipu rakyat karena wacana Iriawan jadi Pj Gubernur sempat dikaji ulang.

"Dulu dinyatakan batal oleh Menko Polhukam, sekarang mau dilantik. Ini jelas kebohongan publik. Pemerintah menipu rakyat. Pilkada Jabar ternoda," kata Fadli Zon lewat Twitter, Senin (18/6/2018).

Iriawan sempat dimutasi ke Lemhanas sebagai Sestama dan pangkatnya naik jadi Komjen. Fadli menduga mutasi Iriawan kala itu hanya untuk memuluskan jalan menuju kursi Pj Gubernur Jabar.

 

Gerindra Jabar

Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Mulyadi, sangat menyesalkan pengangkatan Iriawan. Menurut dia, seharusnya pusat menunjuk Sekda Provinsi Jabar Iwa Karniwa sebagai Pj Gubernur.

Mulyadi heran, mengapa bukan Sekretaris Daerah, Iwa Karniwa yang dilantik sebagai Pj Gubernur. "Saya melihat kurang ada kepekaan dari pemerintah, mengapa bukan Sekda (Sekretaris Daerah)," pungkasnya.

Sebelumnya, Iwan Bule sapaan akrab M. Iriawan ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo melalui Keppres. Iriawan yang pernah menjabat Sekretaris Utama Lemhanas itu dipilih oleh Jokowi usai Mendagri Tjahjo Kumolo menyodorkan sejumlah nama.

 

Partai Demokrat

Sementara itu, Partai Demokrat menyesalkan dipilihnya mantan Kapolda Metro Jaya tersebut.

"Ya pertama, kita sangat menyesalkan dan menyayangkan atas dipilihnya Komjen Iriawan menjadi Pj Gubernur Jawa Barat setelah akan kosong ke depan. Ini menjadi fokus (Partai) Demokrat bagaimana menjaga netralitas semua di dalam pilkada ini," kata Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean seperti dikutip detikcom, Minggu (17/6/2018) malam.

Terpilihnya Komjen Iriawan tentu menimbulkan kecurigaan bagi kami akan ketidaknetralan aparat di dalam kontestasi pilkada ini. Karena kebetulan ada salah satu kontestan yang juga adalah seorang polisi. Jadi ini memang membuat kita menduga-duga banyak hal," ucapnya.

Meski hanya berstatus pejabat sementara, namun suasana pelantikan yang berlangsung di Gedung Merdeka tergolong ramai. Untuk mengurai kemacetan di area tersebut, polisi harus melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan Asia Afrika dan Jalan Naripan menuju Jalan Braga pendek yang mengarah ke depan Gedung Merdeka.

Tampak hadir dalam acara pelantikan di antaranya mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan istri Netty Heryawan dan Pjs Wali Kota Bandung M Solihin..

 

 

--- Simon Leya

Komentar