Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

REGIONAL Peringati Hari Pancasila, Alumni GMNI NTT Gelar Baksos di Kota Ende 30 May 2018 20:09

Article image
Para alumni dan kader GMNI saat aksi bakti sosial di Masjid Besar Ara Bita Ende (Foto: Tim)
“Dengan kondisi Indonesia saat ini, perlu ditumbuhkan kesadaran jiwa nasionalisme dan spirit Bhineka Tunggal Ika, termasuk dalam konteks hidup umat beragama. Makna dan nilai-nilai Pancasila harus diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari seperti semangat

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Alumni dan kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (30/5/18) menggelar bakti sosial di dua tempat ibadah yang ada di Kota Ende yakni Masjid Besar Ara Bita dan Katedral Kristus Raja Ende.

Sesuai rilis yang diterima media ini dari panitia reuni dan temu alumni GMNI se-NTT, kegiatan bakti sosial ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pancasila yang diperingati pada tanggal 1 Juni.

Ketua Pengurus Alumni GMNI Ende, Herry Gani menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan salah satu bentuk aksi sosial selain acara temu alumni dan kader GMNI dari berbagai kabupaten/kota di NTT yang terjadi di Ende, kabupaten Ende.

“Kegiatan sosial ini sebagai wujud kepedulian selain ajang temu kangen alumni. Acara ini juga digelar dalam rangka menyongsong Bulan Bung Karno dan Peringatan Hari Pancasila tanggal 1 Juni 2018 yang dipusatkan di lapangan Pancasila Ende,” ungkap Herry Gani.

Sementara juru bicara panitia, Yoppy Lati menambahkan bahwa kegiatan bakti sosial di dua tempat ibadah ini selain untuk menciptakan lingkungan yang bersih di sekitar rumah ibadah, juga sebagai bentuk toleransi dan kepedulian antar-umat beragama melalui hal-hal kecil.

“Dengan kondisi Indonesia saat ini, perlu ditumbuhkan kesadaran jiwa nasionalisme dan spirit Bhineka Tunggal Ika, termasuk dalam konteks hidup umat beragama. Makna dan nilai-nilai Pancasila harus diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari seperti semangat gotong-royong,” imbuhnya.

Yoppy mengharapkan agar keberadaan dan acara alumni GMNI NTT di Ende dapat memberikan kontribusi rril bagi masyarakat.

“Kami mengharpkan agar melalui kegiatan sosial ini dapat menumbuhkan kesadaran dan manfaat bagi masyarakat terutama dalam merawat persatuan, menjaga toleransi, saling solider dan memaknai Pancasila sebagai dasar dan falsafah hidup bersama di tengah konteks hidup masyarakat yang majemuk dan berbeda. Pancasila harus diterjemahkan dalam kehidupan konkrit,” tandasnya.

Sementara pengurus masjid Ara Bita, Dance dan pengurus Katedral Ende menyampaikan apresiasi atas ungkapan terima kasih atas kegiatan bakti sosial oleh para alumni dan segenap kader GMNI NTT.

“Kegiatan ini merupakan aksi nyata dan sangat mulia terutama dalam momen-momen menyambut hari besar keagamaan, wujud kepedulian dan nilai toleransi antar-umat beragama. Inilah semangat Pancasila yang harus dirawat dan dijaga seperti semangat gotong-royong,” kesan Dance.

--- Guche Montero

Komentar