Breaking News
  • Ada 70.000 ibu hamil dan menyusui di antara pengungsi Rohingya
  • ASEAN Para Games - Doni Yulianto sumbang emas nomor kursi roda 1.500m
  • Kemenperin buka rekrutmen PNS untuk 380 formasi
  • Malaka, NTT diguncang gempa
  • Menhub: uji coba Transjabodetabek hasilnya kurang maksimal

INTERNASIONAL Peringati Tragedi 9/11, Direktur CIA Kirim Peringatan untuk Al Qaeda 12 Sep 2017 15:24

Article image
Direktur CIA Mike Pompeo. (Foto: AP)
Menurut Pompeo, kepemimpinan Al Qaeda pada tingkat senior dipastikan jauh lebih lemah dari pada tahun 2001 di era Osama bin Laden.

WASHINGTON, IndonesiaSatu.co -- Direktur Central Intelligence Agency (CIA) Mike Pompeo mengirim pesan tegas kepada organisasi radikal Al Qaeda, bahwa CIA semakin fokus bekerja untuk menemukan pemimpin Al Qaeda pasca era Osama bin Laden. Dikutip dari laman huffingtonpost.de, Selasa (12/9/2017), pesan itu dinyatakan Pompeo dalam upacara peringatan serangan teror 11 September 2001 atau yang dikenal sebagai serangan 9/11.

”Kami bekerja fokus untuk menemukan pemimpinnya. Jika saya jadi mereka (anggota-anggota Al Qaeda), saya akan menghitung hari-hari saya,” ujar Pompeo.

Setelah kematian pendirinya, Osama bin Laden, al Qaeda kini dipimpin oleh Ayman al-Zawahiri. Sementara itu, menurut informasi yang beredar, putra Osama yang bernama Hamza bin Laden disebut-sebut akan menjadi calon pemimpin organisasi tersebut beberapa tahun mendatang.

Menurut Pompeo, kepemimpinan Al Qaeda pada tingkat senior dipastikan jauh lebih lemah dari pada tahun 2001 di era Osama. Namun ia menegaskan pula, bahaya dan ancaman dari kelompok radikal tersebut tak boleh dipandang enteng karena aksi-aksi radikal dan teror terus terjadi. Kemungkinan kerjasama di antara kelompok-kelompok radikal seperti ISIS dan Ansar al-Syariah masih sangat tinggi dan berbahaya.

Rangkaian serangan teror Al Qaeda dengan pesawat bajakan yang menghancurkan menara kembar World Trade Center (WTC) pada 2001 menewaskan hampir 3.000 orang. Sasaran lain aksi teror saat itu adalah Pentagon, markas utama Angkatan Bersenjata dan Departemen Pertahanan AS di Arlington, Virginia, yang terletak tidak jauh dari Washington D.C.

--- Rikard Mosa Dhae