Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

KEUANGAN Perry Warjiyo, Calon Tunggal Gubernur BI Pilihan Presiden Jokowi 26 Feb 2018 07:51

Article image
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dan calon tunggal Gubernur BI Perry Warjiyo. (Foto: Ist)
Sebelum ditetapkan sebagai Deputi Gubernur, menjabat sebagai Asisten Gubernur untuk perumusan kebijakan moneter, makroprudensial dan internasional di BI.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajukan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo sebagai calon tunggal Gubernur BI.

Hal ini dipastikan oleh Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi. Sofjan menjawab singkat memastikan bahwa Perry yang menjadi calon tunggal Gubernur BI.

"Betul," ujar Sofyan, Sabtu (24/2/2018).

Sofjan mengaku Presiden Jokowi akhirnya memutuskan untuk mengajukan nama tunggal sebagai calon Gubernur BI supaya mempermudah proses uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di DPR.

"(Memilih calon tunggal) supaya tidak ribut-ribut di DPR, supaya lebih mudah lah daripada berdebat," dia menerangkan.

Sebelumnya dilansir, beberapa nama lainnya seperti Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Gubernur BI Agus Martowardojo, dan mantan Menteri Keuangan Chatib Basri pun dipastikan tak ikut dalam uji kelayakan di DPR mendatang.

Sebaliknya, anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun saat dikonfirmasi enggan mengungkapkan siapa nama calon Gubernur BI yang dipilih Jokowi. Ia enggan membeberkan karena hal tersebut menyangkut rahasia negara.

"Saya tidak bisa memberikan konfirmasi soal nama calon dan berapa jumlah calon Gubernur BI karena surat Presiden ke DPR bersifat rahasia," katanya saat dikonfirmasi terpisah.

Siapa Perry Warjiyo?

Adapun Perry dilahirkan di Sukoharjo, Jawa Tengah pada 25 Februari 1959 ini dan diangkat menjadi Deputi Gubernur BI pada 15 April 2013 melalui Keputusan Presiden 28/P Tahun 2013.

Jebolan Sarjana Ekonomi Universitas Gadjah Mada 1982 itu meraih gelar Master dan PhD di bidang Moneter dan Keuangan Internasional diperoleh dari Iowa State University, Amerika Serikat masing-masing pada 1989 dan 1991.

Perjalanan karir Perry Warjiyo di BI terbilang cukup panjang sejak 1984. Sebelum ditetapkan sebagai Deputi Gubernur, menjabat sebagai Asisten Gubernur untuk perumusan kebijakan moneter, makroprudensial dan internasional di BI.

Jabatan tersebut diemban setelah menjadi Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter di BI.

Sebelum kembali ke BI pada 2009, Perry pernah berkarir dan menduduki posisi penting selama dua tahun sebagai Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF), mewakili 13 negara anggota yang tergabung dalam South-East Asia Voting Group.

Perry Warjiyo sangat berpengalaman khususnya di area riset ekonomi dan kebijakan moneter, isu-isu internasional, transformasi organisasi dan strategi kebijakan moneter, pendidikan dan riset kebanksentralan, pengelolaan devisa dan utang luar negeri, serta kepala Biro Gubernur di BI.

--- Redem Kono

Komentar