Breaking News

REGIONAL Pertama Kali dalam Sejarah Sekolah, Keluarga Besar SD Katolik Wololele B Gelar Nataru Bersama 17 Jan 2020 15:00

Article image
Perayaan Ekaristi Kudus Acara Natal dan Tahun Baru Bersama Keluarga Besar SD Katolik Wololele B. (Foto: Che)
"Dengan momen hari ini diharapkan agar segenap pihak yang terlibat langsung dalam kelangsungan lembaga pendidikan, dapat bekerjasama, baik di dalam lingkup lembaga pendidikan, dengan pihak gereja lokal (paroki) dan Yasukel, maupun dengan masyarakat sekit

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Keluarga Besar Lembaga Pendidikan Sekolah Dasar (SD) Katolik Wololele B, untuk pertama kalinya dalam sejarah sekolah sejak didirikan pada tahun 1964, menggelar acara Natal dan Tahun (Nataru) Bersama, Jumat (17/1/20).

Acara tersebut dibuka dengan Perayaan Ekaristi Kudus Bersama yang dipimpin langsung Pastor Paroki Hati Amat Kudus Yesus Wolowaru, Pater Nikomedeals Mere, SVD dan Pastor Rekan, Pater Viland, SVD.

Dalam kotbahnya, Pater Medes mengatakan bahwa peristiwa kelahiran Yesus (Natal) di palungan Betlehem, harus melahirkan rasa kemanusiaan, solider, setia kawan, pelayanan dan kasih.

"Itulah pesan Natal untuk kita. Berani tampil dalam kesederhanaan, tidak mengagungkan harta dan kemewahan, berani berbagi (solider) dengan sesama dalam setiap kesulitan hidup. Dan terutama, mau membuka pintu hati kita untuk peduli dan mau berbagi dengan sesama di sekitar-kita," kata Pater Medes.

Pater Medea menegaskan bahaa peristiwa penyembuhan orang lumpuh dari perikop Injil Markus menyadarkan kita bahwa iman kepada Tuhan akan mendatangkan keselamatan dan kesembuhan.

"Hendaknya kita juga ikut disembuhkan oleh Tuhan dari 'sakit lumpuh'; lumpuh kesadaran, lumpuh kepedulian, lumpuh keyakinan, lumpuh perhatian dan juga lumpuh rasa setia kawan," ajaknya.

Dalam penutup kotbahnya, Pater Medes mengajak agar pesan Natal menjadi kabar sukacita dalam hati, keluarga, lembaga pendidikan dan karya hidup kita.

"Karena peristiwa kelahiran Sang Immanuel, kita semua telah dilahirkan kembali sebagai manusia baru, putera-puteri Allah. Mari kita semua berjalan dalam terang Natal dan harapan baru di tahun yang baru," ajaknya.

Lahirkan Tunas Gereja dan Bangsa

Usai perayaan Ekaristi, Pastor Rekan Paroki Wolowaru, Pater Viland, SVD mengharapkan agar lembaga pendidikan ini terus melahirkan tunas-tunas Gereja dan Nusa dengan bekal pendidikan dan moral yang baik.

"Gereja lokal dan Bangsa membutuhkan tunas-tunas yang tangguh dengan bekal pendidikan yang baik serta budi pekerti (moral) yang luhur," kata Pater Villand singkat.

Sementara Kepala Sekolah (Kepsek) SD Katolik Wololele B, Aurelius Vulcano Dorelagu mengatakan bahwa untuk pertama kali sejak sekolah didirikan tahun 1964, baru kali ini sekolah ini menggelar Natru Bersama.

"Dengan momen hari ini diharapkan agar segenap pihak yang terlibat langsung dalam kelangsungan lembaga pendidikan, dapat bekerjasama, baik di dalam lingkup lembaga pendidikan, dengan pihak gereja lokal (paroki) dan Yasukel, maupun dengan masyarakat sekitar," harap Pak Reli.

Pak Reli mengajak agar hendaknya momen ini menjadi semangat baru untuk tahun-tahun selanjutnya.

"Nilai-nilai ke-Katolik-an harus senantiasa hidup dan dihidupi agar terus lahir generasi Gereja dan Bangsa sesuai spirit Mars Sekolah ini: 'Di bawah Panji Sakti Kristus, terus bangun budi pekerti dan jayalah selalu SD Katolik Wololele B," ajaknya.

Hadir juga dalam araca tersebut Ketua Komite,  Bapak Benediktus Sera dan para Pengurus Komite, para guru, beberapa orang tua murid dan segenap siswa-siswi.

Usai perayaan Ekaristi, acara bertema syukur dan sukacita ini dilanjutkan dengan beberapa mata acara oleh para siswa-siswi yakni puisi, lagu dan tarian serta ditutup dengan ramah-tamah dan tandak (gawi) bersama.

--- Guche Montero

Komentar