Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

MUSIK Peserta Terbanyak, Tari “Gemu Fa Mi Re” Pecahkan Rekor Dunia MURI 04 Sep 2018 12:11

Article image
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi istri menerima piagam dari pendiri MURI Jaya Suprana. Tampak juga pencipta lagu Gemu Fa Mi Re Frans Cornelis paling kanan mengenakan seragam tempur TNI.(Foto: ist)
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, lagu Gemu Fa Mi Re telah menginspirasi kita untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co – Popularitas musik dan tarian Gemu Fa Mi Re belum surut. Malahan musik dan tarian ciptaan Frans Cornelis asal Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu kian populer dan semakin diminati publik nasional. Bahkan dari tayangan di media sosial, terutama Youtube, Gemu Fa Mi Re juga  digemari di luar negeri.

Popularitas Gemu Fa Mi Re kembali ditorehkan lewat tarian massal yang memecahkan rekor dunia Museum Rekor Republik Indonesia (MURI) dengan kategori peserta terbanyak (346.829 peserta) yang terdiri dari anggota TNI, Polri, PNS, Dharma Pertiwi, Organisasi Pemuda, masyarakat,  pelajar binaan TNI) di 63 Kotama Ops TNI wilayah NKRI.

Tarian massal Gemu Fa Mi Re atau biasa dikenal "Tari Maumere", yang dilaksanakan di Plaza Markas Besar TNI, di Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (4/9/2018) dihadiri Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan para kepala staf tiga matra TNI dan Wakapolri Komjen Ari Sukmanto, serta pejabat teras kedua institusi.

Menari secara massal dengan peserta sangat banyak juga telah digagas Markas Besar TNI dan dilaksanakan secara bersama-sama dengan banyak pihak ketika menampilkan tarian poco-poco.
   
Dalam acara pemecahan rekor itu, Tjahjanto didampingi sang istri, Nanny Tjahjanto. Panglima terlebih dahulu menyapa peserta Tari Maumere yang berada di beberapa daerah di  Indonesia melalui konferensi video jarak jauh.
   
"Mari sama-sama hari ini memecahkan rekor tari Gemu Fa Mi Re. Kegiatan ini dalam rangka menjaga dan melestarikan budaya Indonesia, mari sukseskan Gemu Fa Mi Re dalam rangka memecahkan rekor MURI," kata Panglima TNI sebagaimana dikutip Antara. 
 
Yang lebih istimewa lagi, tarian massal tersebut langsung disaksikan pencipta lagu Gemu Fa Mi Re, Frans Cornelis atau yang akrab disapa Nyong Franco.

Pendiri MURI Jaya Suprana  sampai terharu dan menangis karena bisa bertemu Nyong Franco. Sebaliknya Nyong Franco tidak pernah menyangka lagu ciptaannya menjadi begitu populer dan membuat bahagia orang banyak di seluruh Nusantara.

Panglima dan para peserta kompak memakai pakaian olahraga yang sama, ikat kepala dan selendang. Mereka pun tampak antusias mengikuti setiap gerakan "Tari Maumere".

Usai acara, Panglima menerima piagam penghargaan rekor dunia dari MURI. Piagam penghargaan diserahkan langsung pendiri MURI, Jaya Suprana.
    
Tak hanya itu, tari Gemu Fa Mi Re ini juga dilaksanakan secara serentak di markas TNI di seluruh Indonesia, yaitu Markas Komando Daerah Militer, Pangkalan Utama TNI AL, Pangkalan TNI AL, Lanal,  lapangan kantor gubernur, dan lain-lain, dengan total peserta mencapai 346.829 orang.
   
"Lagu Gemu Fa Mi Re telah menjadikan inspirasi kita untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa karena hampir seluruh rakyat Indonesia mampu untuk menarikan Gemu Fa Mi Re dengan bersuka cita,"ujar Panglima TNI.

Ia menambahkan, lagu Gemu Fa Mi Re telah mempersatukan seluruh bangsa Indonesia di segala lapisan. Oleh karena itu, sebagai rasa terima kasih lagu itu bisa mempersatukan elemen bangsa, Tjahjanto memberikan piagam penghargaan kepada pencipta lagu, Cornelis. 

Sementara itu, Jaya Suprana mengatakan, kegiatan ini merupakan rekor dunia yang diberikan oleh MURI karena jumlah peserta lebih dari 300.000 orang.

--- Simon Leya

Komentar